Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah nyata untuk belajar langsung dari desa yang telah lebih dulu sukses membangun kemandirian melalui inovasi dan gotong royong.
Dipimpin Kepala Desa Gunung Antasari, Syaprullah, dan Kepala Desa Hidayah Makmur, Rudi Hartono, rombongan disambut hangat oleh perangkat desa dan PKK Rejosari. Kehangatan itu segera mencairkan suasana, membuka ruang diskusi yang penuh inspirasi.
“Kami ingin tahu bagaimana rahasia kesuksesan Dasawisma dan Kebun PKK di sini. Kami bertekad menirunya di desa kami,” ucap Syaprullah penuh antusias.
Tak hanya berdialog, rombongan juga diajak langsung meninjau program unggulan Desa Rejosari. Dari Kebun PKK yang tertata rapi, aktivitas Dasawisma yang solid, hingga hasil kerajinan tangan ibu-ibu PKK yang bernilai ekonomi, semua memberikan gambaran nyata bahwa kemandirian desa bisa diwujudkan dengan kerja sama yang kuat.
Bagi TP PKK Gunung Antasari dan Hidayah Makmur, pengalaman ini menjadi bekal berharga. Mereka pulang dengan semangat baru, membawa ide-ide segar untuk diterapkan di desa masing-masing.
“Ini pengalaman berharga. Kami pulang dengan ilmu dan inspirasi baru, semoga bisa segera kami terapkan demi memajukan desa,” tambah Syaprullah.
Studi tiru ini sekaligus membuktikan bahwa semangat belajar, berkolaborasi, dan bergotong royong adalah kunci utama menuju desa yang lebih maju dan sejahtera.



