Sebanyak 13 RT di Desa Sarigadung ikut ambil bagian, bahu-membahu membersihkan lingkungan, menata halaman, dan mempercantik kawasan mereka. Lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ajang mempererat tali persaudaraan, menanamkan budaya gotong royong, serta membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Jumat (15/8/2025), Said Ismail bersama Kepala Desa Sarigadung H. Kaspul Anwar turun langsung meninjau seluruh titik penilaian, mendampingi tim juri independen dari Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu dan mahasiswa KKN UNU Kalsel. Kriteria yang dinilai mencakup kebersihan, kerapian, keindahan, hingga inovasi kreatif warga.
“Kami sangat bangga melihat semangat gotong royong warga Sarigadung. Inilah cara kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif—membangun lingkungan yang lebih baik,” ungkap Said Ismail. Ia menegaskan, kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, bukan hanya agenda tahunan.
Sebagai penyemangat, panitia menyediakan hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi pemenang. Juara 1 akan membawa pulang Rp3 juta, juara 2 Rp2 juta, juara 3 Rp1,5 juta, dan juara harapan Rp1 juta.
H. Kaspul Anwar menambahkan, “Lomba ini adalah bukti semangat kemerdekaan masih hidup di hati warga. Kami ingin semangat ini terus menyala demi desa yang bersih, sehat, dan bersatu.”
Lewat langkah ini, Said Ismail tak hanya merayakan kemerdekaan dengan meriah, tetapi juga meninggalkan jejak nyata dalam membangun kesadaran kolektif demi masa depan Sarigadung yang lebih hijau dan nyaman untuk ditinggali.



