Minggu, 12 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Mediasi Dugaan Malpraktik RSHD Gagal, Korban dan Dokter Saling Bantah

Selma Mela by Selma Mela
3 Juli 2025
A A
Mediasi Dugaan Malpraktik RSHD Gagal, Korban dan Dokter Saling Bantah
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SAMARINDA – Upaya penyelesaian kasus dugaan malpraktik yang melibatkan Dokter Spesialis Bedah Umum Darwin dan pasien bernama Rias Khairunnisa di Rumah Sakit Haji Darjat (RSHD) Samarinda tidak membuahkan hasil.

Mediasi yang digelar Senin (30/6/2025) berakhir tanpa kesepakatan. Kedua pihak tetap bertahan pada klaim masing-masing dan saling membantah kebenaran tindakan medis yang telah dilakukan.

Dalam proses mediasi, Darwin menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran dan menyebut seluruh prosedur medis telah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Saya sudah menjalankan prosedur medis sebagaimana mestinya. Tidak ada yang saya langgar. Semua saya lakukan berdasarkan sumpah kedokteran,” ujarnya, Senin (30/06).

LihatJuga :

Bangkai Ikan Menumpuk di Aliran Sungai di Kabupaten Banjar, Warga Minta Pintu Bendungan Dibuka Beberapa Jam

Pemkab Banjar Perkuat Budaya Inovasi, 64 Gagasan Baru Siap Dikembangkan Lewat Laboratorium Inovasi 2026

Gunakan Konsep Living Lab di Ibu Kota Nusantara, Mahasiswa ULM Resmi Dilepas Ikuti KKN Bersama KUC-BSN

Ratusan Rider dari Berbagai Daerah Ramaikan Trabas Explore Pulau Laut 2026

Darwin menyebut telah membawa cetakan rekam medis serta sertifikat yang dijadikan sebagai dokumen pendukung.

Menanggapi tudingan bahwa ia tidak melakukan tes urine dan darah terhadap pasien, ia menjelaskan pemeriksaan tersebut dilakukan saat korban berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) melalui infus.

Darwin menjelaskan bahwa infeksi pasca operasi yang dialami pasien berasal dari luar tubuh, bukan dari dalam. Ia membantah adanya pemaksaan kepada pasien untuk menjalani operasi.

“Saya tidak pernah memaksa. Justru informasi soal perlunya operasi pertama kali disampaikan oleh perawat sesuai anjuran dokter. Tidak ada unsur paksaan,” tegasnya.

Pernyataan Darwin tersebut langsung ditanggapi kuasa hukum korban, Titus Tibayyan Pakalla. Titus menyebut klaim sang dokter tidak berdasar dan penuh kejanggalan, termasuk mengenai rekam medis.

“Pertanyaannya, dari mana rekam medis itu diperoleh? Rumah sakit sudah tutup. Sementara somasi dari kami baru dikirimkan Oktober tahun lalu. Aneh jika Darwin sudah punya dokumen itu sebelumnya,” ucap Titus.

Ia mengungkapkan adanya hasil USG dan tes darah yang tercatat dua kali antara tanggal 17 hingga 20, padahal korban hanya dirawat dari tanggal 17 sampai 18.

“Itu jelas tidak masuk akal,” sangkalnya.

Lebih lanjut, Titus menyampaikan bahwa setelah korban menjalani pemeriksaan ulang di RS Abdul Moeis, ditemukan cairan kotor keluar dari bekas luka operasi.

Hal itu menurutnya menunjukkan indikasi kebocoran dari dalam tubuh, bukan infeksi dari luar.

“Kalau hanya dari luar kulit, tidak mungkin ada kotoran perut keluar dari luka bekas operasi. Ini bukan infeksi biasa,” tegas Titus.

Saat ini, pihak kuasa hukum korban masih menunggu hasil investigasi resmi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Samarinda.

Titus menyatakan bahwa jika hasil investigasi menyimpulkan adanya pelanggaran etika atau SOP, maka pihaknya akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

Namun apabila IDI menyatakan tidak ada pelanggaran, langkah hukum tetap dipertimbangkan berdasarkan bukti, data, dan saksi yang dimiliki.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai Arfat Banjar, Pemkab Bergerak Cepat Kerahkan Lintas OPD dan Salurkan Air Bersih

Bangkai Ikan Menumpuk di Aliran Sungai di Kabupaten Banjar, Warga Minta Pintu Bendungan Dibuka Beberapa Jam

by Az-Zukhairy
12 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Tumpukan bangkai ikan yang hanyut di aliran sungai dari kawasan Bendungan Karang Intan hingga Desa Sungai Arfat...

Pemkab Banjar Perkuat Budaya Inovasi, 64 Gagasan Baru Siap Dikembangkan Lewat Laboratorium Inovasi 2026

Pemkab Banjar Perkuat Budaya Inovasi, 64 Gagasan Baru Siap Dikembangkan Lewat Laboratorium Inovasi 2026

by Az-Zukhairy
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News - Pemerintah Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab...

Jampidsus Febri Adriansyah Mengundurkan Diri, Sekarang Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Jampidsus Febri Adriansyah Mengundurkan Diri, Sekarang Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

by angga sasmita
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, JAKARTA - Dalam konferensi pers yang digelar di Kejaksaan Agung, Sabtu siang (11/7/2026), Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In