REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Sekolah Pemberdayaan Perempuan Life Skill Massage dan Bekam yang digagas Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB), kini memasuki tahap lanjutan berupa Kelas Business Marketing dan Financing.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pelatihan, yang bertujuan memberdayakan perempuan secara ekonomi serta mendorong kemandirian usaha.

Para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis pijat dan bekam, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran, pengelolaan keuangan usaha, hingga simulasi perencanaan bisnis sederhana.
Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Hj. Erma Epiyana Hartati, menegaskan pentingnya fase ini sebagai bekal agar peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memasarkan jasa dan mengelola usaha secara mandiri.
“Pemasaran bisa dilakukan dengan bahasa yang menarik. Tidak harus mencetak brosur mahal, sekarang sudah serba digital. Media sosial bisa digunakan untuk memasarkan jasa dan keahlian,” ujarnya saat membuka kelas di Aula DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Selasa (1/7/2025).
Pada sesi pelatihan kali ini, peserta dikenalkan pada konsep branding, teknik promosi melalui media sosial, manajemen pelanggan, serta pencatatan keuangan sederhana.
Adapun narasumber dalam Kelas Business Marketing dan Financing antara lain:
- Dr. Neka Erlyani, S.Psi., Psikolog, dengan materi Excellent Service terhadap Klien Massage dan Bekam,
- dr. Patmawati, dengan materi Marketing dan Administrasi Data Klien,
- Dr. Ir. Syahrial Shaddiq, M.Eng., MM., M.Si., dengan materi Analisis Bisnis, dan
- Fajar Rizkiman, dengan materi Digital Marketing.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan di Kota Banjarbaru.



