Jumat, 7 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru Keluhkan Terbatasnya Stok Minyakita di Distributor

Irma Dahliana by Irma Dahliana
13 Maret 2025
A A
Pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru Keluhkan Terbatasnya Stok Minyakita di Distributor

Salah satu pedagang sembako di Pasar Bauntung Banjarbaru yang masih menjual Minyakita, Kamis (13/3/25). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sepekan bulan Ramadhan, ketersediaan minyak goreng bersubsidi merk Minyakita di Kota Banjarbaru mulai berkurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pedagang di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Reza mengeluhkan pasokan Menyakita yang turun dan tidak sesuai dengan ketentuan.

Dimana dirinya menjual Minyakita dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, bahkan lebih di atas harga itu karena kekurangan pasokan.

“Masih dijual tapi dengan harga ecer, hanya untuk yang satu liter bantalan tidak boleh untuk partai harganya Rp15.700 ribu,” ujarnya, Kamis (13/3/25).

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Meski demikian, Reza mengaku tetap menjual Minyakita tapi tidak diambil dari distributor, melainkan dari tangan ke tangan, sehingga harganya lebih mahal.

Seperti Minyakita ukuran dua liter yang saat ini tidak pernah lagi mendapatkan pasokan dari distributor selama tiga bulan terakhir.

“Yang dua liter terus terang saja tidak pernah dapat selama 3 bulan ini dari distributor. Makanya saya bingung apakah distributor yang bermain,” ungkapnya.

“Karena tidak langsung dari distributor, sudah tiga bulan ini tidak ada pengiriminan. Katanya habis tidak ada barang tapi di Banjarmasin banyak, patut dipertanyakan,” tambahnya.

Yang tidak masuk akal menurutnya, Minyakita dapat dengan mudah dibeli di luar daerah, namun tidak dengan distributor di Kota Banjarbaru.

“Jadi kami Minyakita yang 2 liter dari Kotabaru, karena belinya di luar jadi lebih mahal, kami jual Rp34 ribu dua liter. Untuk kemasan botol kami dapatnya dari Pangkalambun dijualnya Rp16 ribu,” jelasnya.

Sedangkan, untuk ukuran bantalan Minyakita, katanya sudah tidak banyak didapat dari distributor karena dibatasi satu minggu hanya ada pengiriman satu truk saja.

“Kemasan bantalnya juga dapatnya tidak banyak, biasanya dua-tiga truk tapi sekarang satu minggu dibatasi 1 truk isinya 700 dus 12 liter satu dusnya. Tidak mencukupi juga satu minggu itu 700 dus, kalau bisa ditambah lagi lah kuotanya,” harapnya.

Minyakita ukuran bantalan ini pun menurutnya tidak diketahui Ia ambil dari tangan ke berapa sehingga harganya dapat dijual dengan lebih mahal.

“Padahal di Banjarmasin banyak saja sampai kita harus ngambil di Banjarmasin pasti lah lebih mahal,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Syafi’i mengtakan, walaupun pasukannya terbatas, dirinya lebih memilih Minyakita karena harganya yang pas dikantong.

“Masih terjangkau istilahnya, karena jualan bumbu pasti mencari minyak goreng yang harga miring, untuk sementara kita beli di langganan sini,” tuturnya.

Oleh karena itu, Syafi’i membeli satu dus Minyakita dengan ukuran bantalan untuk membuat empat macam bumbu masak yang Ia jual kembali di pasar.

“Isi 12 minyak satu dusnya saya beli Rp15.800. Jadi minyaknya sekali pakai, kita beli dua hari sekali tiga hari sekali,” tuntasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Terlantar di Jeddah, Bambang: Jangan Sampai Jemaah Bisa Berangkat Tapi Tak Bisa Pulang

Terlantar di Jeddah, Bambang: Jangan Sampai Jemaah Bisa Berangkat Tapi Tak Bisa Pulang

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sempat terlantar di Jeddah, Arab Saudi, mendapat perhatian...

Empat Hari Terlantar di Jeddah, Puluhan Jemaah Umrah Kalsel Akhirnya Pulang ke Tanah Air

Empat Hari Terlantar di Jeddah, Puluhan Jemaah Umrah Kalsel Akhirnya Pulang ke Tanah Air

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Sebanyak 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya kembali ke Tanah Air setelah sempat terlantar di...

Taruna Akpol dan AAL Bekali Siswa Sekolah Rakyat dengan Pendidikan Karakter

Taruna Akpol dan AAL Bekali Siswa Sekolah Rakyat dengan Pendidikan Karakter

by Irma Dahliana
7 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Sebanyak 15 taruna yang terdiri dari 10 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan lima Taruna Akademi Angkatan Laut...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In