Selasa, 28 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

BNPB OMC Manipulasi Hujan di Wilayah Kalsel

Irma Dahliana by Irma Dahliana
30 Januari 2025
A A
BNPB OMC Manipulasi Hujan di Wilayah Kalsel

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi bersama Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto saat meninjau persiapan OMC, Kamis (30/1/25). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Mengantisipasi cuaca eksrem, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Langkah tersebut merupakan permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk mengurangi curah hujan yang tinggi.

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) BNPB, Agus Riyanto mengatakan, pelaksanaan OMC ini sudah dikaji bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Operasi modifikasi cuaca ini bukan kita menghilangkan hujan, tapi saat ini misi kita adalah bagaimana mengurangi atau mereduksi curah hujan yang terjadi,” katanya, Kamis (30/1/25).

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Agus menjelaskan, sesuai dengan prediksi BMKG hampir seluruh wilayah di Kalsel, baik itu Kalimantan Barat, sepanjang Jawa, beberapa spot di Sumatra dan Lampung intensitas curah hujannya tinggi.

Oleh karena itu, modifikasi cuaca perlu dilakukan dengan cara redistribusi curah hujan ke beberapa titik yang tidak membahayakan, salah satunya laut.

“Kita jatuhkan garam dan kapur tohor di laut dan kemudian curah hujan yang terjadi didaratan tentunya akan berkurang,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, garam ini dapat mempercepat turunnya hujan sebelum awan ke daratan, sehingga curah hujan ekstrem tidak terjadi di daratan tapi dilautan.

Sedangkan kapur tohor secara teknis untuk membuyarkan awan-awan yang sudah terbentuk agar tidak terjadi hujan.

“Jadi metodenya bagaimana mempercepat atau membuyarkan, dan skema atau dua teknologi yang dilakukan,” tuturnya.

Lebih jauh Agus mengatakan, OMC di intensifkan selama dua hari yaitu pada tanggal 29-30 Januari 2025, namun selanjutnya akan di evaluasi oleh BNPB dan BMKG.

Sebab, BNPB sering menggunakan teknologi ini saat musim hujan, tujuannya semaksimal mungkin untuk minimalisir tidak terjadi bencana banjir dan longsor khususnya di wilayah Kalsel akibat curah hujan tinggi.

“Contoh terjadi longsor di Sukabumi yang cukup masif akibat curah hujan yang tinggi, sehingga kami mencoba memodifikasi untuk reduksi curah hujannya,” ucapnya.

“Tetap hujan tidak masalah, tetapi supaya tidak ekstrem hujan itu turun atau melebihi kapasitas yang normal,” sambungnya.

Kemudian, mengenai dengan efektifitas modifikasi cuaca presentasenya mencapai 70 persen keatas, maka cukup efektif untuk dilanjutkan. Bahkan BMKG sendiri juga sudah membentuk unit kerja yaitu deputi bidang modifikasi cuaca.

“Artinya teknologi masih bisa kita gunakan kedepan, masih relefan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BNPB dan BMKG dalam mengatasi cuaca ekstrem.

“BNPB cepat merespon kondisi di Kalsel, khususnya banjir. Semoga langkah ini efektif untuk mengurangi banjir di wilayah Kalsel,” tandasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Belasan Kilogram Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Dilebur Deterjen di Banjarmasin!

Belasan Kilogram Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Dilebur Deterjen di Banjarmasin!

by angga sasmita
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan 14 kasus selama periode Juni hingga...

Kasus ISPA di Puskesmas Landasan Ulin Tembus 100 Pasien per Pekan, Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa

Kasus ISPA di Puskesmas Landasan Ulin Tembus 100 Pasien per Pekan, Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa

by Irma Dahliana
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Puskesmas Landasan Ulin mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mulai terlihat sejak awal bulan Mei...

Gangguan Listrik di Kalsel Diperkirakan Pulih Awal Agustus, Gubernur Minta Warga Hemat Pemakaian

Gangguan Listrik di Kalsel Diperkirakan Pulih Awal Agustus, Gubernur Minta Warga Hemat Pemakaian

by Irma Dahliana
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan listrik, terutama pada malam hari, menyusul pemadaman bergilir...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In