Adapun audiensi yang dibahas yakni sejumlah isu-isu perkembangan dan permasalahan yang tengah dihadapi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (IKP Kalsel).
Serta mendiskusikan berbagai hal yang berhubungan dengan kepemudaan dan pembangunan kota.
Ketua Cabang PMII Banjarbaru, Fadhil Noufal Lukman menyampaikan, salah satu topik yang yang diangkat yaitu program prioritas di Kota Banjarbaru adalah makan bergizi gratis.
“Dari program ini kita berharap dapat diimplementasikan dengan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Noufal menekankan, pentingnya kualitas dan keberlanjutannya program makan gratis ini supaya tidak hanya sekedar menjadi program seremonial, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat.
Diwaktu yang berbeda, Ketua Kopri PMII Banjarbaru Noor Zaidah juga menyampaikan, terkait masalah infrastruktur drainase yang belum berfungsi dengan baik di Kelurahan Landasan Ulin Utara.
Dimana ketika curah hujan tinggi, sejumlah titik di wilayah tersebut tergenang air, bahkan air yang tergenang itu masuk kedalam rumah warga.
“Kita berharap DPRD dapat mengawal masalah lingkungan ini dengan serius, mendorong dinas terkait untuk segera mencari solusi agar banjir yang sering terjadi tidak terus berlarut-larut, dan warga dapat terbebas dari dampak negatif tersebut,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh PMII dalam mengawal pembangunan dan isu-isu kemasyarakatan.
“Terkait dengan program makan bergizi gratis, DPRD akan terus mendorong agar program tersebut berjalan sesuai harapan, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” katanya.
Rizky menjelaskan, terkait dengan masalah drainase, DPRD akan mendorong agar dinas terkait melakukan evaluasi dan perbaikan sistem drainase di kawasan yang rawan banjir untuk mengurangi dampak negatif kepada masyarakat.
Disisi lain, Rizky juga mengucapkan terimakasih yang mendalam atas gerakan dan kontribusi positif yang dilakukan oleh PMII Banjarbaru.
Dan dirinya berharap agar Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan yang tengah dibahas oleh DPRD Banjarbaru dapat dikaji lebih masif.
“Dengan adanya Perda Kepemudaan yang lebih komprehensif, diharapkan Banjarbaru akan benar-benar menjadi kota yang layak bagi pemuda, sebuah kota yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi dalam berbagai bidang,” tandasnya.



