Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Hadapi Musim Kemarau, Petani Khawatir Bakal Gagal Panen Lagi

Irma Dahliana by Irma Dahliana
31 Mei 2024
A A
Hadapi Musim Kemarau, Petani Khawatir Bakal Gagal Panen Lagi

Seorang petani di Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru ketika menyemprotkan obat rucun hama pada tanaman padi, Jum'at (31/5/24). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Belasan meter persegi tanaman padi di Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru mengalami gagal panen pada tahun lalu.

Hal ini terjadi akibat dari musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di sebagian wilayah Kota Banjarbaru.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu petani di Bangkal, Kota Banjarbaru, Hasanudin mengungkapkan, dari luasan lahan 15 borongan atau sekitar 225 meter persegi tanaman padi yang Ia tanam, hanya satu karung padi yang dapat dipanen.

“Satu karung aja hasilnya dari 15 borongan yang bisa dipanen, jadi aku memilihi tunggal bilahan semalam,” ujarnya, Jum’at (31/5/24).

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

“Jadi panen tahun semalam gagal semua hampir sekampungan, padinya kosong kada mau berubah,” tambahnya.

Menurutnya, penyebab terjadinya gagal panen tahun lalu itu dikarenakan cuaca yang terlalu panas sehingga mengakibatkan tanah menjadi kekeringan dan retak-retak.

Selain itu, musim hujan yang terlalu extream juga menyebabkan tanah menjadi asam yang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman padi.

“Iya cuaca karena panas banar. Disini panen cuman satu tahun sekali, karena air yang diharapkan untuk padi hanya dari menadah hujan dan aliran air sungai,” jelasnya.

Tak hanya itu, gagal panen juga disebabkan adanya serangan hama seperti tikus, wereng, dan ulat yang membuat buah padi menjadi kosong.

Oleh karena itu, di tahun ini sebelum padi berbuah para petani biasanya akan menyemprotkan obat agar tanaman tersebut tidak diserang oleh hama.

“Saat ini padinya diserah hama ulat, jika ulat turun ke batang pasti mati padinya, dan hama wereng juga tikus ada banyak sekali disini,” katanya.

Bahkan, katanya, 15 hari atau satu minggu setelah padi ditanam para petani akan memberikan tanaman padi pupuk dan obat semprot.

Yang mana pupuk dan obat racun hama itu diberikan secara gratis oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kepada para petani.

“Pupuknya dari bantuan pemerintah, jadi tanam seminggu dipupuk atau sekitar 15 hari setelah ditanam. Ya kita sedikit khawatir jika tahun ini kembali gagal panen lagi,” ucapnya.

Sementara itu, petani lain dari Bangkal, Kota Banjarbaru, Naimah juga mengaku, dari 10 borongan atau 150 meter persegi tanaman padi yang ditanam, hanya 5 borong yang bisa dipanen.

“Hasil panen yang didapat tahun kemarin sekitar 30 blek dari 10 borongan. Banyak rusaknya sekitar 5 borongan, dari ujung ke ujung,” tuturnya.

Meski demikian, Naimah selalu berupaya menjaga tanaman padinya agar tetap bagus dengan memberikan pupuk Super Grow dan pupuk NPK Mutiara.

“Supaya padinya bagus, karena aku baru belajar bertani juga jadi aku kasih pupuk-pupuk, dengan harapan hasil panen tahun ini lebih baik lagi dari tahun kemarin,” ungkapnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

104 Sertifikat Tanah Wakaf Resmi Diserahkan ke puluhan Lembaga di Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Resmi Diserahkan ke puluhan Lembaga di Banjarbaru

by Ramadhani MTD.
21 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Perlindungan legalitas aset keumatan di Kota Banjarbaru terus diperkuat melalui penyerahan 104 sertifikat tanah wakaf kepada 53...

Walikota Lisa Tinjau Langsung Proyek Pengaspalan Jalan Purnawirawan – Guntung Manggis

Walikota Lisa Tinjau Langsung Proyek Pengaspalan Jalan Purnawirawan – Guntung Manggis

by Ramadhani MTD.
21 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari,...

YBM PLN Salurkan 40 Sepeda untuk Dukung Pendidikan Anak di Banua Enam

YBM PLN Salurkan 40 Sepeda untuk Dukung Pendidikan Anak di Banua Enam

by Ramadhani MTD.
21 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terus menyalurkan zakat, infak dan sedekah...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In