REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Seorang Warga Guntung Damar RT 12 RW 03, Kelurahan Guntung Payung Banjarbaru, Saipanur, mengaku baru-baru tadi menjadi satu dari sekian korban kecelakan tunggal, di sekitaran proyek pekerjaan jalan tembus baru menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Dirinya mengeluhkan sakit di bagian bahu usai terjatuh disana. Jalan yang dia lintasi itu rusak dan licin, yang menurutnya dampak dari pengerjaan proyek tersebut.

“Kejadiannya itu subuh ketika saya ingin ke pasar,” ungkap Saipanur, pada Senin (04/12/2023)
Saipanur bercerita, kala itu dirinya hendak menuju ke pasar membawa ikan dagangannya. Lantaran jalannya rusak dan licin, motor roda duanya jatuh.
Dari kejadian itu, sampai sekarang Saipanur tidak mendapat santunan dari pihak pelaksana proyek sama sekali.
“Tidak ada (santunan<-red),” keluhnya.
Warga lain pun membenarkan, jika ada korban lain selain Saipanur yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan tersebut.
Bahkan, kecelakaan yang dialami pengendara lain itu cukup parah, luka yang dialami hingga patah tulang.
Sebelumnya, pengawas dari kontraktor pelaksana PT Sinar Arengka Setia Maju, Iman, ketika diwawancara sejumlah awak media berjanji, akan membersihkan jalan itu setelah proyek selesai dikerjakan.
“Setelah pelaksanaan kita akan kasih orang membersihkannya (jalan yang terimbas pengerjaan proyek<–red),” janjinya kepada para warga setempat.
Alasan pihak kontraktor memakai jalan akses warga setempat pikir Ahmad, supaya pengerjaan proyek jalan baru itu bisa diselesaikan dengan cepat sesuai target.
“Terkait jalan rusak akibat angkutan truk yang membawa material nanti akan kita perbaiki,” tandasnya.



