REDAKSI8.COM, BANJARBARU – “Saat saya dilantik menjadi Wali Kota tahun 2021 lalu, salah satu keluhan dari masyarakat yang sering saya dengar adalah Banjarbaru gelap,” terang Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin saat diwawancara awak media, Kamis (21/9/2023).
Kalimat tersebut terlontar atas dasar kondisi malam hari di Kota Banjarbaru dulunya masih belum optimal soal penerangan.

Namun sekarang, Kota Banjarbaru sudah mulai dipenuhi penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik.
Sehingga, wilayah yang dulunya gelap sekarang sudah terang.
Hal-hal yang menjadi kekhawatiran warga setempat pun akibat gelapnya jalan dimalam hari sudah tidak ada lagi.
“Bagi saya ini menjadi PR penting karena keberadaan lampu PJU merupakan fasilitas mendasar dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif dan aman bagi masyarakat. Alhamdulillah tahun 2023 bisa direalisasikan,” sambungnya.
Terbaru, sebanyak 33 titik tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) baru saja ditegakkan di sepanjang Jalan Ahmad Yani Kilometer 30 sampai Jalan Ahmad Yani Kilometer 33.
Menyusul pemasangan PJU yang telah dituntaskan di sepanjang jalan Trikora dari bundaran Jalan Mistar Cokro Kusumo sampai Bundaran Kelurahan Palam.
Wali Kota Banjarbaru menjelaskan, awalnya di kawasan tersebut hanya terpasang lampu PJU di satu sisi, menyebabkan penerangan tidaklah maksimal.
Di tahun ini pihaknya mengoptimalkan pemasangan PJU di median jalan sehingga pencahayaan terbagi rata di dua sisi ruas Jalan Aahmad Yani.
“Selama ini di sana itu masih gelap, padahal Jalan A Yani menjadi ruas jalan utama di Kota Banjarbaru. Tahun ini kami tindaklanjuti untuk dipasang PJU yang memadai dan saat ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh pengguna jalan,” bebernya.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) tahun ini memang tak main-main dalam memenuhi kebutuhan lampu penerangan jalan di berbagai wilayah Banjarbaru.
Dijelaskan Aditya guna PJU sendiri untuk meminimalisir potensi rawan kecelakaan dan kriminalitas.
Untuk pemasangan titik PJU di jalan A Yani Km 30 – Km 33 sendiri Disperkim Banjarbaru menggelontorkan anggaran Rp680 juta.
Disperkim Banjarbaru telah berkoordiasi dengan pihak Balai Jalan Nasional selaku wewenang pengelola ruas Jalan A Yani.
Menegok kegiatan pemasangan tiang PJU di Kota Banjarbaru tahun ini, Kabid Sarana dan Utilitas Disperkim Banjarbaru Anwar Delmi menyatakan berbagai kawasan prioritas telah selesai terpasang sejak memasuki pertengahan tahun tadi.
Pemetaan titik perlu pemasangan PJU, diakuinya telah dikaji secara seksama.
“Sebagaimana arahan bapak Wali Kota, kita memetakan titik perlu pemasangan PJU. Saat ini yang sudah terpasang PJU ada di jalan menuju Bandara Syamsudin Noor, jalan Pembatuan, jalan Trikora dan terbaru ini di jalan A Yani Kilometer 30 sampai dengan Kilometer 33,” paparnya.
Menurut pria yang akrab disapa Avix itu, pengerjaan PJU di Banjarbaru masih dapat dikebut hingga sampai akhir tahun nanti.
Ia juga meyakinkan bahwa titik-titik PJU yang sudah terpasang akan terus dimonitoring oleh pihaknya secara berkala.
“Kita akan terus pantau. Apabila ada gangguan, akan segera kita tindaklanjuti. Lewat Program Banjarbaru Terang dari bapak Wali Kota, kita sama-sama bisa melihat perbedaan wajah Banjarbaru di malam hari yang kini sudah terang benderang dan dihiasi lampu warna-wani perkotaan,” tandas Avix.



