REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kondisi Jalan Teluk Masjid, Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru sudah sangat memprihatinkan.
Sebab, kurang lebih 10 tahun lamanya jalan tersebut belum pernah ada perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.
Seorang masyarakat Jalan Teluk Masjid, l Ulin Selatan, Kota Banjarbaru Muhammad Affandy mengungkapkan, akses jalan di wilayahnya saat ini telah rusak parah.
“Jalannya yang rusak ini RT. 04 dan RT. 05, rusaknya lumayan parah berlubang-lubang, kurang lebih 10 tahun rusaknya,” ucapnya.
Meski demikian, warga setempat sudah berupaya memperbaiki dengan cara menutup lobang-lobang menggunakan tanah uruk, batu, seplit, dan koral.
Ia mengatakan, memang sebagian warga setempat profesinya sebagai supir truk dan tangki.
“Kalau dari masyarakat sini ada aja, kita tambal-tambal yang rusaknya itu, cuman disini mayoritas supir jadi kalau sudah ditambal-tambal rusak lagi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Affandy berharap, kepada Pemerintah Kota Banjarbaru bisa membantu untuk perbaikan Jalan Teluk Masjid di wilayah RT. 04 dan RT. 05.
Karena dengan kondisi jalan yang rusak ini sangat membahayakan pengguna jalan yang dapat mengakibatkan pengendara terjatuh.
“Kalau hujan kan tegenang jadi kada kelihatan tapi kalau panas berdebu banar, jadi kalau yang gugur di muka sana ada kaya orang-orang yang membawa barang,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Adi Maulana mengatakan, sebelumnya untuk penanganan Jalan Lingkungan masih di Bidang Cipta Karya, tetapi tahun depan akan ditangani oleh pihaknya (Bina Marga).
Selain itu, pihaknya juga sudah memperoleh data rencana-rencana penanganan yang akan dilaksanakan oleh Cipta Karya tahun ini tapi pelaksanaanya di tahun depan.
Bahkan, saat ini Ia sudah meminta konsultan perencanaan maupun pendetail lainnya yang ditunjuk oleh Cipta Karya agar dapat berkoordinasi dengan pihaknya.
“Untuk Jalan Teluk Masjid dari data yang kami miliki yang diperoleh dari Cipta Karya saat ini sudah masuk untuk ditangani di 2024,” ujarnya.
Adi mengatakan, terkait dengan penganggaran perbaikan jalan lingkungan masih ada pergeseran-pergeseran (tentatif).
Karena menurutnya, perbaikan biasanya tidak dilakukan pada satu komplek saja tetapi bisa satu Kelurahan atau satu Kecamatan.
Sehingga untuk perbaikan dikerjakan secara bertahap dikarenakan terbatasnya anggaran.
“Untuk detail anggarannya belum bisa saya sampaikan tapi sudah masuk penanganannya,” katanya.
“Ini keterbatasan anggaran saja, ini kami belum bisa bilang itu semua komplek di Teluk Masjid ditangani,” pungkasnya.



