REDAKSI8.COM – Pembukaan acara MTQ Nasional XVI Kota Banjarbaru tahun 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Dr Murjani pada hari Sabtu (7/7/18), juga akan diisi dengan kegiatan lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, seusai menghadiri acara pelantikan pengurus DPD PPNI Kota Banjarbaru, Rabu (4/7/18).
Darmawan Jaya mengatakan, pada hari pembukaan MTQ sekaligus tabligh akbar nanti, diisi dengan kegiatan Bazar UMKM dan Festival Kuliner.
”Bazar UMKM yang buka dari sore hari, juga melakukan kegiatan yang selaras dengan keagamaan, seperti mengadakan lomba hafalan-hafalan surat pendek (Al-Qur’an), lomba menyanyi religi, lomba busana muslim. Kami meminta kepada penjaga stand yang muslim untuk berpakaian yang menutup aurat. Tapi bagi yang non muslim kami minta berpakaian yang sopan,” ungkap Darmawan Jaya.
Dari kegiatan-kegiatan ini, tambah Darmawan Jaya, kegiatan dakwah dengan kegiatan ekonomi bisa bersinergi, sehingga dakwahnya berjalan, perekonomian masyarakat juga ikut bergerak.
Terkait dengan pelaksanaan MTQ, Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan membeberkan, kemungkinan Tuan Guru Bajang sudah berhadir di Banjarbaru pada sore hari.
”Nanti dari tempat beliau menginap, beliau akan didampingi Walikota dan Forkopimda menuju ke tempat acara,” ujarnya.
Tujuan dari diselenggarakannya MTQ ini, menurut Darmawan Jaya berdasarkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Di dalamnya banyak tuntunan mengenai karakter dan akhlak, yang sejalan dengan visi Kota Banjarbaru untuk mewujudkan kota pelayanan yang berkarakter.
”Kita ingin sumber karakternya itu adalah dari Al-Qur’an, sosoknya adalah Nabi Muhammad SAW. Karakter Kota Banjarbaru dari religius, sopan santun, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air, cinta lingkungan dan kewirausahaan, ada di Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Untuk kewirausahaan, baginda Rasul adalah seorang pedagang,” tuturnya.
Melalui MTQ ini, Darmawan Jaya berharap pengamalan Al-Qur’an akan berdampak ke karakter masyarakat dan mendapat keberkahan, sehingga ke depannya bisa sebanyak mungkin melahirkan Qori dan Qori’ah, Hafidz dan Hafidzah.
Sebelumnya, MTQ diselenggarakan di kecamatan-kecamatan. Namun di tahun ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menaikkan kelasnya seperti penyelenggaraan di tingkat provinsi, lantaran akan mendatangkan penceramah nasional, Tuan Guru Bajang.
”Kemudian ada Banua Raya Symphoni untuk menghibur para tamu undangan, dan pada saat penutupan akan menampilkan orkes Gambus Latansa dari Martapura, Kabupaten Banjar. Jadi kita kemas bagaimana berdakwah sekaligus ada unsur menghibur yang selaras dengan tema MTQ itu,” terangnya.



