REDAKSI8.COM – Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Azhar Ridhanie meminta, pengawas pemilu jangan memunculkan sifat garang selama perhelatan pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang.
Akan tetapi Dia justru ingin pengawas pemilu tetap bijaksana dalam menghadapi permasalahan dengan mengimbangi ilmu pengetahuan, tidak mencari kesalahan para peserta domokrasi.

“Namun jadi pengawas pemilu jangan garang, tapi bagaimana bijaksana dengan mengimbangi ilmu, bukan mencari kesalahan-kesalahan,” ujar Aldo panggilan akrabnya.
Hal ini disampaikannya saat Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan Non Peraturan Bawaslu yang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Jum’at (11/11).
Menurutnya, menjadi seorang pengawas pemilu akan mengubah cara berfikir seseorang. Dimana sebagai seorang pengawas pemilu akan lebih banyak belajar dan memahami, serta bersikap menghadapi permasalahan demi permasalahan pada pandangan politik.

Ia juga berpesan kepada seluruh Pengawas Pemilu Kecamatan di seluruh Daerah Kalimantan Selatan, dalam pelaksanaan pengawasan bagaimana para pengawas melakukan pengawasan kewenangan melakukan pencegahan sebagai langkah priotitas.
“Jika tidak bisa dicegah maka lakukan tindakan hukum atau proses penanganan pelanggaran, dengan integritas penyelenggaran pemilu dalam menjaga marwah penyelenggara pemilu,” pungkasnya.
Diketahui, sosialisasi itu diikuti oleh seluruh Panwascam dan Staf Panwascam se-Kota Banjarbaru.



