REDAKSI8.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pesayangan 1 Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan meluncurkan sebuah buku dengan nama buku penghubung siswa. Peluncuran buku tersebut dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN Pesayangan 1 Arisa Rahim, Kamis (1/9/2022).
Isi dalam buku tersebut sesuai dengan visi misi SDN Pesayangan 1. Visi yakni membina akhlak, meraih prestasi, berwawasan global yang dilandasi nilai nilai budaya luhur sesuai dengan ajaran agama.

Adapun misi SDN Pesayangan 1 adalah Menanamkan keyakinan aqidah melalui pengamalan ajaran agama. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan dan mengembangkan pengetahuan di bidang iptek bahasa, olahraga dan seni budaya sesuaikan lingkungan.
Peluncuran buku penghubung siswa tersebut dihadiri oleh Guru SDN Pesayangan 1, pengurus komite dan tim pengembang sekolah serta orang tua siswa. Tujuan pembuatan buku penghubung ini adalah untuk bagaimana pengembangan sekolah kedepannya.
Kepala Sekolah SDN Pesayangan 1 Arisa Rahim menuturkan bahwa dalam pengembangan siwa, tentunya tidak bisa dilakukan hanya pihak sekolah saja dan orang tua siswa, tetapi juga perlunya dukungan dari pemerintah.

“Untuk mendukung visi misi tersebut, SDN Pesayangan 1, tentunya perlu dukungan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, karena sekolah tersebut berdekatan dengan ibukota kabupaten,” tuturnya.
Arisa Rahim mengungkapkan, walau berada di ibu kota Kabupaten Banjar, tetapi secara fasilitas belum lengkap dan bahkan ada yang belum ada seperti perpustakaan sekolah, ruang UKS, serta musholla. Dan ini juga menghambat terkait visi misi sekolah.
“Seperti yang diungkapkan orang tua siswa, serta pihak pendidik di sekolah, seharusnya Perpustakaan, UKS dan Mushola itu memang harus ada dan sangat diperlukan, inilah kedepannya yang akan di gagas pihak sekolah bersama wali orang tua siswa,” tambah Arisa.
Martapura merupakan wilayah religious dan juga tidak tertinggal dengan kemajuan jaman, tentunya sekolah perlu peningkatan ke depan terlebih lagi dalam bidang akhlak. Selain itu juga kedepannya akan membentuk grup hadroh, Pocil (Polisi kecil) dan yang lainnya, untuk menjadi icon sekolah yg lebih maju.
Pihak sekolah juga berharap kepada pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan sekolah SDN Pesayangan 1, dengan upaya untuk kepentingan siswa serta untuk pengembangan sekolah yang lebih baik.
Salah Satu tim Pengebang sekakigus perwakilan orang tua siswa Candra Adi Sosilo menuturkan, bahwa buku penghubung siswa ini sangat perlu, apalagi buku tersebut untuk menunjang visi misi sekolah.
“Kita berharap buku penunjang siswa ini bisa sebagai acuan membina akhlak siswa dan juga bisa menjadi percontohan bagi sekolah sekolah yang lain,” tuturnya.
Candra Adi Susilo mengungkapkan bahwa Kami selaku orang tua sangat mendukung apa yang menjadi program sekolah, apalagi program ini, untuk perkembangan anak anak kami.
“Harapannya kami selaku orang tua siswa kepada pemerintah setempat mensuport dan membantu dimana yang menjadi kekurangan baik secara sarana dan prasarana, tentunya ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk pelayanan pendidikan kepada anak bangsa,” tambahnya.
“Dan kami juga akan berkonsultasi dengan pihak komisi IV DPRD kabupaten Banjar, dimana anggota DPRD sebagai leading control bahkan perjuangan untuk bidang pendidikan, kami berharap sekolah SDN Pesayangan 1 menjadi sekolah yang lebih maju, tentunya dengan dukungan pemerintah,” tutupnya.



