REDAKSI8.COM – Kerawanan terjadinya bencana alam disejumlah wilayah Kabupaten Banjar, mulai dari angin puting beliung hingga banjir meluapnya air sungai menggenangi rumah warga.
Dandim 1006/ Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom mengingatkan Ingatkan Jajaran Prajurit Dan Masyarakat Tidak Panik Namun tetap Waspada Bencana Alam

Memasuki musim hujan dan perubahan iklim saat ini membuat Komandan Kodim 1006/Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom mengimbau kepada masyarakat Kota Banjarbaru dan Martapura agar waspada terhadap banjir maupun longsor yang sewaktu-waktu dapat terjadi di kawasan tersebut.
“Informasi yang saat ini sampai adakah di daerah Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Banjar ada beberapa desa yang terendam air, salah satunya adalah Desa Rantau Nangka,” ungkapnya saat ditemui di ruang Kerjanya, Selasa (11/1/2022)
“Tentunya kepada warga yang berada di sepanjang aliran sungai Martapura dari mulai kecamatan Pengaron, Astambul hingga Tunggul Irang Martapura patut waspada karena air kiriman dari Paramasan Bawah kemudian Belimbing masih tinggi,” tambahnya
Dalam beberapa hari terakhir intensitas cukup tinggi dan terjadi di sejumlah wilayah kabupaten dan Kota yang mengakibatkan sering terjadi banjir di daerah terendah.
Mengingat saat ini curah hujan menurut ramalan cuaca BMKG masih tinggi juga disampaikan ke jajaran Koramil agar untuk waspada t menyikapi meningkatnya air Sungai di beberapa daerah saat ini.
“Koramil Kodim 1006/ Banjar di wilayah Sungai Pinang dan Pengaron tetap waspada, tetap lakukan Koordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Kota serta instansi terkait dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan, utamakan faktor keamanan dan tetap waspada akan tetapi jangan panik,” tegas Dandim
“Para personel harus cepat merespons setiap kondisi yang terjadi di wilayahnya jika terjadi bencana , Babinsa monitoring wilayahnya ada dan terdampak bencana alam, cepat berikan respon dan segera laporkan, setiap kondisi yang terjadi,” instruksinya
Dandim juga menghimbau kepada masyarakat tetap waspada dan warga yang bermukim di bantaran sungai terutama karena hujan air di sungai pasti meluap dan juga angin kencang atau beliung.



