REDAKSI8.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk menyusun jadwal kegiatan Kegiatan DPRD Kabupaten Banjar Bulan Desember 2021, Kamis (18/11/2021) di Ruang Gabungan Lt. I, Gedung DPRD Kabupaten Banjar Martapura Kalimantan Selatan.
Salah satu agendanya adalah mengagendakan terkait perubahan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Kabupaten Banjar terkait dengan Fraksi Partai Golkar. Dan dari Badan Musyawarah meminta Fraksi Partai Golkar untuk mengadakan rapat.
Seperti yang disampaikan oleh Anggota Fraksi Partai Golkar Rahmat Saleh, hasil dari keputusan rapat Badan Musyawarah tadi menginstruksikan kepada kami fraksi Partai Golkar yang ada DPRD Kabupaten Banjar untuk islah dan menyinkronkan kembali kisruh DPD Partai Golkar.
“Kami berkeinginan untuk menggandakan perubahan fraksi Partai Golkar, kawan kawan dari Banmus untuk menginstruksikan rapat di internal DPD Partai Golkar. Dan ketua Fraksi Partai Golkar Kamaruzzaman meminta ditunda dulu,” tuturnya
Walau Kamaruzzaman minta ditunda karena diagendakan siang tadi, Rahmat Saleh menjelaskan, kawan kawan dari fraksi Partai Golkar meminta tetap lanjut mengadakan rapat tersebut dan hasilnya rapat hari ini kita tetap melanjutkan dan dijadwalkan di Banmus dan akan dibacakan perubahan Fraksi di Rapat Paripurna tanggal 24 ini.
Dari hasil rapat yang dilakukan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar dan sesuai arahan bahwa ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Banjar sudah diputuskan dan akan dibacakan pada rapat paripurna akan datang.
“DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar sudah menetapkan siapa yang akan menggantikan Kamaruzzaman sebagai Ketua Fraksi, dan penggantinya adalah Abdul Razak dan sebagai wakil ketua adalah Rusdiana dan sekretaris Zuriyah,” ungkap Rahmat Saleh.
Sebelum diputuskannya untuk diagendakan di Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Banjar, Ketua Banmus sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi dan anggota Banmus lainnya menyarankan untuk melakukan rapat internal DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar.
“Karena Anggota Banmus tidak mau terlibat dengan kisruh yang dialami oleh DPD Partai Golkar, mereka menyarankan untuk melakukan rapat internal partai atau islah, dan setelah kita melakukan rapat dan hasil dari keputusan tersebut di agendakan,” ungkapnya



