REDAKSI8.COM – Di Hari Jadi Kabupaten Banjar yang ke 71 tahun, merupakan tahun transisi antara periode kepemimpinan terdahulu dengan kepemimpinan periode sekarang, kurun waktu 5 tahun yang lalu sudah cukup banyak pembangunan yang dilakukan oleh Bupati terdahulu.
Tetapi beberapa persoalan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, untuk itu masih diperlukan kerja keras dan kerja bersama dalam rangka mengatasi persoalan-persoalan di Kabupaten Banjar ini.

Kepemimpinan Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur berpasangan dengan Said Idrus Al Habsyi dengan visi dan misi sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi.
Seperti yang disampaikan oleh Saidi Mansyur yaitu terwujudnya Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis yang dijabarkan dalam 5 (lima) misi pembangunan, yaitu Peningkatan kualitas hidup dan kualitas sumber daya manusia, Peningkatan ekonomi yang berkualitas berbasis kerakyatan dan pemerataan pembangunan daerah yang berkeadilan.
Selain itu juga pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, Penyelenggaraan pemerintahan yang amanah, baik, bersih dan efektif, penguatan karakter masyarakat yang religius, berakhlak baik dan berkepribadian luhur, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan demokratis.
Untuk mewujudkan visi-misi tersebut, maka dilaksanakan beberapa program aksi yang akan dimulai pada Perubahan APBD Tahun 2021 ini, di antara program aksi tersebut antara lain Penguatan usaha permodalan dan pinjaman dengan bunga 0 persen. Bantuan prasarana dan sarana usaha peternakan berupa perencanaan pembangunan pasar hewan. Pembangunan Plaza Pelayanan Publik di Kecamatan Simpang Empat.
Di usianya ke-71 tahun ini, Kabupaten Banjar telah merencanakan pembangunan berkelanjutan, yakni pembenahan dan percepatan pembangunan fisik, beberapa diantaranya kini sudah sedang dan akan dalam tahap pengerjaan, diantaranya pembangunan akses jalan poros Desa Guntung Ujung Kecamatan Gambut. Pemeliharaan berkala ruas jalan Menteri 4 Kecamatan Martapura, Handil Asang – Handil Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar.
Peningkatan struktur ruas jalan Cabi – Bumi Rata Kecamatan Simpang Empat, Tungkap – Limau Barat Kecamatan Simpang Empat, Handil Kelua – Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar, Pelebaran jalan: Simpang 4 Mandiangin Kecamatan Karang Intan. Rekonstruksi jembatan Desa Mekar Sari Kecamatan Tatah Makmur.
Pembangunan jembatan Handil Baru Kecamatan Aluh-Aluh. Rehabilitasi jembatan jembatan ulin menjadi permanen di Sungai Jaring Desa Sungai Raya dan Desa Sungai Langsat Kecamatan Simpang Empat, Desa Atiim, Desa Mangkauk, dan Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron, Desa Baru Kecamatan Mataraman dan Desa Kuin Besar Kecamatan Aluh-Aluh.
Perbaikan jembatan Desa Melayu dan Desa Melayu Ilir Kecamatan Martapura Timur, Desa Pasar Baru Kecamatan Sambung Makmur dan Jembatan Gantung Desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan.
Kemudian juga dilakukan pembangunan saluran drainase sepanjang 2000 meter dan saat ini kondisi jalan kabupaten dengan kondisi mantap sampai dengan tahun 2020 sebesar 74,40 %.
Pada urusan kesehatan antara lain relokasi puskesmas sambung makmur di Kecamatan Sambung Makmur, pembangunan rumah dinas puskesmas Sungai Pinang, pembangunan instalasi pengolah air limbah (IPAL) pada 5 puskesmas, yaitu puskesmas Beruntung Baru, puskesmas Sungai Tabuk, puskesmas Martapura Timur, puskesmas Sungai Pinang dan puskesmas Simpang Empat.
Dalam rangka menjaga ketersediaan pangan, juga akan dilakukan pembangunan lumbung pangan masyarakat di Desa Terapu dan Desa Danau Salak.
Pada urusan pendidikan antara lain, dilakukan pembangunan gedung sekolah SDN Sungai Lulut 3, pembangunan ruang kelas baru pada + 10 sekolah, diantaranya SMPN 2 Martapura, SMPN 4 Sungai Tabuk, SDN Gudang Hirang 4, SDN Panyiuran, SDN Sungkai Baru, selain itu juga diadakan rehabilitasi berat dan ringan PAUD, SD dan SMP sebanyak ± 50 sekolah, pembangunan sarana prasarana utilitas sebanyak ± 20 sekolah.
Untuk program penghapusan jamban apung, pada tahun 2021 program ini direncanakan mencapai target sebagaimana yang telah ditetapkan, yaitu penghapusan jamban apung sebanyak 1000 buah, tetapi dalam rangka peningkatan kualitas sanitasi masyarakat program ini akan tetap dilaksanakan berkolaborasi dengan dana DAK dan dana desa. Selain itu akan dilaksanakan penataan kawasan kumuh di kawasan air santri dan penataan kawasan wisata religius Sekumpul Martapura. Pada tahun 2021 ini juga akan dilaksanakan penyediaan air siap minum di Masjid Agung Al Karomah Martapura dan Sebagai lanjutan inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik akan dilakukan penambahan fasilitas pengunjung pada “Mall Pelayanan Publik”.



