REDAKSI8.COM – Apel Gelar Pasukan Kepolisian Operasi Ketupat Intan 2021 jelang lebaran Idul Fitri resmi digelar di Seluruh Indonesia tak terkecuali Kabupaten Banjar dan Banjarbaru. Dalam apel gelar pasukan Ketupat Intan 2021 juga dapat hadiri oley Dandim 1006/ Martapura Letkol Inf Muchtarom S.I.P, Rabu (5/5/2021).
“Pengaman jelang Lebaran sudah pasti TNI terlibat langsung, Kodim Martapura menurunkan jumlah personil yang ada sesuai diminta, kami dukung Kapolres guna menempati Pos – Pos, disitu Prajurit saya 1 x 24 Jam bersama personil Pam Gabungan,” ungkap Kodim 1006/ Martapura.

Letkol INF Muchtarom mengatakan bahwa kegiatan ini peran media dan wartawan sangat perlu untuk mengekspos tentang larangan mudik, dan peran tokoh agama sangat perlu untuk membawa masyarakat melaksanakan shalat hari raya idul fitri di lapangan terbuka saja.
Apel gelar pasukan di Polres Banjar yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H. M Hilman mengatakan bahwa ada tiga Pos pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik disaat wabah pandemi Covid -19 masih terjadi. Kami mengharapkan warga khususnya Kabupaten Banjar lebih baik berlebaran disini saja.
“Kita tau wabah corona ini belum berakhir dikhawatirkan nanti ada klaster baru, ini yang menjadi perhatian kita. Jadi kami menghimbau mari kita bersama saling menjaga agar virus Corona tidak lagi ada penderita bertambah cukup yang ada kita usahakan semua Negatif” Ucapannya Nada Senyum,” ucapnya
Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo menuturkan bahwa tidak ada penyekatan Pos pemeriksaan warga dipersilahkan melaksanakan aktivitas seperti biasa. Namun selain harus mematuhi protap protokol Kesehatan Covid -19, masyarakat yang hendak berkunjung ke sanak keluarga, apalagi bepergian diwajibkan ada Surat Ijin Keterangan Keluar Masuk dan Surat Izin Kesehatan ditambah Surat bahwa sudah menjalani Vaksin, semua tidak bisa ditunjukkan maka akan kami arahkan putar balik.
“Jadi masyarakat diperbolehkan melakukan aktivitas mau berkunjung ke sanak keluarga, apalagi nantinya melintasi antar Kabupaten kan kita tidak tau kondisi wilayah tersebut. Jadi kami berharap warga kalau tak perlu, lebih baik bersama keluarga saja lebaran, demi memutus mata rantai Covid -19,” ungkapnya



