REDAKSI8.COM – Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan di 5 Kecamatan di Kabupaten Banjar hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu yang lalu akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 Juni 2021 mendatang.
Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar Nuryadi berharap partisipasi masyarakat untuk memberikan hak pilihnya kepada calon gubernur pada pemungutan suara ulang.

“Kita sebagai Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar mengharap kepada masyarakat Kabupaten Banjar yang masuk dalam pemungutan suara ulang Gubernur Kalimantan Selatan di 5 Kecamatan untuk berpartisipasi, hak suara yang diberikan sangat menentukan terpilihnya pemimpin yang terbaik yang kita harapkan,” ungkapnya
Ia juga menjelaskan, saat inilah kita menentukan pilihan yang kita harapkan untuk yang akan memimpin Kalimantan Selatan kedepan. Jangan sampai ketika salah satu calon terpilih dan kita saat pemilihan tidak memberikan hak suara kita kepada calon Gubernur dan memberikan komentar tentu itu hal yang tidak baik.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar juga mengajak masyarakat untuk bersama sama menggunakan hak pilihnya. “Mari sama sama kita salurkan hak pilih kita sebagai warga negara yang baik dalam rangka memilih pemimpin yang terbaik untuk daerah kita ini,” ajaknya
“Mari kita jaga suasana yang sudah kondusif ini, yang aman, damai dan tentram ini. Jangan sampai apabila kita beda pilihan atau dukungan terjadi perpecahan, terjadi permusuhan karena kegiatan pemilu seperti ini hanya 5 tahunan sekali,” ucapnya
“Karena hanya agenda 5 tahunan jangan sampai pemilihan 5 tahun sekali ini bikin kita yang semula bagus dan akrab tetapi karena beda pilihan akhirinya membikin permusuhan tentu sangat merugikan bagi kita,” tambahnya
Walau tidak adanya agenda kampanye sebelum dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur Kalimantan Selatan bagi calon Gubernur, tetapi penyampaian untuk mengajak memilih salah satu paslon tetap ada baik di media sosial maupun yang lainnya.
“Diharap kepada semua tim sukses, para pendukung marilah kita manfaatkan kondisi ini untuk pendidikan politik kepada masyarakat. Apabila menyampaikan sesuatu sampaikanlah hal yang baik, misalnya tentang profil maupun program kerja yang akan dikerjakan ketika calon itu terpilih,” pintanya
Nuryadi juga kembali berharap, jadi diharapkan saat sosialisasi di media bukan menyampaikan atau mencari kesalahan atau mencari titik lemah kandidat lain. Karena ini kalau itu dilakukan dengan berlebihan maka akan membikin suasana kurang kondusif dan akhirnya juga tidak sesuai dengan budaya masyarakat kabupaten Banjar yang tidak begitu senang dengan terlalu banyak ghibah yang belum tentu itu betul.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang, diharapkan untuk kegiatan baik pemerintahan maupun kantor swasta, idealnya pada pemilihan atau pemungutan suara ulang itu diliburkan seperti yang sudah sudah, baik pilkada maupun pemilihan presiden maupun legislatif agar betul betul memanfaatkan waktu PSU Gubernur ini masyarakat bisa lebih maksimal.
“Tentu kita tau pemilu kemarin partisipasi masyarakat cukup agak rendah, mudah mudahan dengan diliburkan itu tanda keseriusan dari pemerintah dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” tutupnya



