REDAKSI8.COM – Dalam pemaparan kondisi terbaru Covid-19 di Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza memaparkan cenderung terus mengalami penurunan.
Akan tetapi, itu semua bisa berubah jika kedisiplinan penerapan protokol kesehatan masyarakat ujarnya diabaikan.
Saat ini Ia menambahkan, kondisi covid-19 terkontrol dengan baik. Di beberapa Kelurahan sudah memasuki zona hijau, kuning dan ada juga yang masih dalam zona merah.
“Zona ini bisa berubah – ubah, misalnya di kelurahan tertentu telah berada di Zona hijau, namun setelah 14 hari kedepan menjadi kuning bahkan sampai merah. Begitupun sebaliknya, dari zona merah bisa saja menjadi kuning dan hijau,” terang Rizana Mirza, Selasa (29/9).
Selanjutnya Penjabat Walikota Banjarbaru, Bernhard E. Ronronuwu mengatakan, pertemuan hari ini dalam rangka mengumpulkan data – data covid-19 dari awal hingga sekarang di Kota Banjarbaru supaya laporan dari Forkopimda, gugus tugas dan Pemko Banjarbaru singkron.
“Laporan tersebut akan dijadikan oleh satgas-satgas di kelurahan sebagai bahan acuan bekerja sesuai dengan treatment dan anjuran oleh Kementerian Kesehatan,” papar Bernhard kepada rekan-rekan media.

Berbicara menghadapi Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang, Bernhard berencana akan melakukan test swab secara masif kepada warga Kota Banjarbaru.
“Tapi kita harus melihat kesiapan Dinkes dan Rumah Sakit Idaman dulu. Jika semua komplit baik data dan edukasi pola hidup bersih kepada masyarakat maka akan kita siapkan pelaksanaan test swab masif,” tutupnya.
Sementara itu Direktur RSDI Kota Banjarbaru, Endah Labati Silapurna menerangkan, kondisi pasien dinyatakan positif covid 19 yang saat ini di tangani intens di gedung ruang baru isolasi covid-19 hanya tinggal 2 orang saja. Sedangkan sisanya 9 orang masih menunggu hasil test swab.
“Di ruang Parkit 5 orang, Galatic 2 orang sudah dinyatakan positif, Di ruang ibu melahirkan 2 orang dan dua bay. Jadi ada 11 orang yang masih di rawat,” paparnya.



