REDAKSI8.COM – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Mohammad Reza Dauly didampingi Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Robby Azwar beserta Kepala Bidang perikanan Budidaya Muhammad Syahid melakukan monitoring terhadap pembudidaya yang ada di kecamatan Karang Intan Kabupaten banjar, Rabu (10/6/2020).
Kegiatan tersebut untuk mengetahui langsung pembudidaya ikan yang menggunakan jala apung dan langsung mendengarkan keluhan mereka serta memonitor harga dan sosialisasi tentang manfaat membuat kelompok dalam budidaya ikan.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten banjar Mohammad Reza Dauly, Kami melakukan monitor kelapangan dan langsung bertemu dengan rekan rekan pembudidaya ikan yang ada di kabupaten Banjar, khususnya di wilayah kecamatan Karang Intan, kita mulai dari desa Mandikapau, Sungai Landas dan Mali Mali.
“Monitoring tersebut selain melihat langsung bagaimana masyarakat membudidaya ikan, juga kita melakukan monitor harga. Saat ini setelah lebaran harga ikan mengalami kenaikan untuk komoditas nila,” tambahnya
“Hasil dari info yang disampaikan masyarakat bahwa pada awal ramadhan tadi harga ikan nila sekitar Rp. 23.000 sampai Rp. 24.000 per kilo, sekarang alhamdulilah antara Rp. 27.000 sampai Rp. 28.000 per kilo,” jelasnya
Selain itu, Riza Dauly juga memberikan sosialisasi dan bagaimana manfaat membuat kelompok dalam membudidaya ikan ini agar bisa mendapatkan ilmu maupun bantuan.
“Kami dari dinas perikanan kabupaten Banjar menghimbau kepada rekan rekan pembudidaya yang belum membuat kelompok pembudidaya agar membentuk kelompok, agar komunikasi antara pemerintah dengan pembudidaya lebih erat,”
“Demikian juga dengan mekanisme bantuan bantuan dari pemerintah diutamakan bagi pembudidaya yang memiliki kelembagaan atau kelompok,” ucapnya



