REDAKSI8.COM – Ratusan septictank yang dikenal dengan sebutan si septic manja, yang direncanakan akan dibangun di daerah-daerah kumuh Kota Banjarbaru terpaksa dibatalkan.
Namun, pembangunan si septic manja tahun anggaran 2020 yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) itu akan tetap diusulkan.
Hal ini disebabkan, selama masa pandemi covid-19, seluruh dana yang berasal dari pusat yakni DAK Kata Kepala Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang, Abdussamad, ditarik yang kemudian dipindahkan ke sektor Pendidikan dan Kesehatan.
“Rata-rata seluruh DAK di Kota Banjarbaru dibatalkan. Termasuk DAK Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang khususnya seksi air minum dan sanitasi,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (2/6).
“Walaupun demikian, kami tetap diminta mengusulkannya tanpa tahu kapan kepastian turunnya anggaran untuk proyek itu,” sambungnya.
Selain septictank, proyek DAK yang ikut dibatalkan ialah pembangunan pipa air minum SR (Sambungan Rumah) untuk masyarakat.
Dari rencana awal, lokasi pemasangan pipa air minum untuk mendukung pembangunan Aerocity itu berada di sekitaran Kelurahan Syamsudin Noor.
Kemudian untuk pembangunan si saptic manja sebagian di wilayah Kecamatan Cempaka.
“Itu kan jika tidak dibatalkan. Sementara ini kita hanya melakukan pemeliharaan-pemeliharaan kecil saja, seperti perawatan drainase yang mengalami rusak ringan,” tandasnya.



