REDAKSI8.COM – Penganggaran untuk pencegahan dan penanganan akibat Coronavirus Drainase (Covid-19) yang melanda. Pemerintah kabupaten Banjar sudah melakukan penganggaran dan sudah menyampaikan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banjar.
Seperti yang disampaikan oleh salah satu anggota Banggar DPRD Kabupaten Banjar Ismail Hasan, bahwa pada rapat badan anggaran yang dilakukan beberapa hari yang telah lewat, Pemerintah daerah melalui sekda Banjar susah menyampaikan jumlah anggaran,”

“Anggaran yang disampaikan oleh sekretaris daerah kabupaten Banjar HM Hilman bahwa pemerintah sudah melakukan penganggaran sebesar 34 miliar lebih, dan kita mendukung, kalau anggaran kurang, dana anggota DPRD kabupaten Banjar siap di potong,” ungkapnya
“Dana yang diajukan oleh pemerintah disesuaikan dengan situasi tanggap darurat yang ditetapkan oleh nasional sampai pada bulan Juni, dan itu untuk penggunakan tim gugus, dinas kesehatan dan rumah sakit,” tambahnya
Politisi dari Partai Demokrat ini menjelaskan, dana yang dianggarkan itu juga dinamis dan fleksibel, karena saat ini harga untuk peralatan berubah ubah, tetapi tentu tidak sesuai dengan aturan pengadaan barang.
“Pemerintah sendiri tentu terkendala oleh peraturan tentang pengadaan, karena pengadaan barang saat ini harus melakukan pembayaran tanda jadi untuk barang tersebut, sedangkan peraturan harus ada barang baru dibayar,” tambahnya lagi



