REDAKSI8.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar gelar Rapat Internal Badan Musyawarah (Banmus), Selasa (7/4/2020) rapat tersebut untuk menyusun kegiatan pada bulan April ini.
Rapat dipimpin Ketua DPRD M Rofiqi, didampingi Wakil Ketua Akhmad Rizanie Anshari dan Ahmad Zacky Hafizie serta diikuti sejumlah anggota DPRD lainnya yang tergabung di banmus.

Ketua DPRD Kabupaten Banjar M. Rofiqi mengatakan bahwa hari ini melukakan rapat banmus untuk membahas kerja anggota DPRD kabupaten banjar untuk satu bulan kedepan, karena sebulan yang lalu bisa dikatakan kita hampir vakum.
“Selain Agenda penyusunan kerja anggota dewan, juga hari ini saya minta tolong kepada anggota dewan sebagai tokoh masyarakat untuk berikan mereka pemahaman tentang kondisi daerah kita saat ini, karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. setiap hari jumat selalu terjadi konflik sosial,” tambahnya
Selain itu, Rofiki juga berharap pemerintah kabupaten Banjar melakukan pencarian Alat Pelindung Diri (APD), selain APD masih kekurangan juga mencari harganya yang lebih murah tetapi kualitasnya sama agar dana bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.
“Nah sekarang kita lihat alat pelindung diri di tempat kita ini, sangat kekurangan, mudah mudahan ada upaya aktif dari pemerintah kabupaten mencari sendiri alat tersebut. Seperti gubernur Jawa Tengah sampai datang ke pabrik pabrik untuk melakukan pembuatan APD,” ungkapnya
“Kemarin sempat kontak dengan Konveksi di Solo, bahwa ada produk apa yang harganya satu juta rupiah, kalau kita lihat sekarang, pemakaian apd di rumah sakit ratu zalecha itu satu hari nya 10 set, satu setnya harga 2 juta,” tambahnya lagi
Selain itu, Rofiki juga menghimbau kepada kawan kwan anggota DPRD untuk bergerak nyata, jangan hanya sekedar wacana yang tidak jelas, mari kita bantu masyarakat yang sekarang dampak ekonominya lebih besar dari dampak kesehatannya.



