REDAKSI8.COM – Belasan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Kampus Banjarbaru dibuat geger oleh aksi penjambretan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial PH (23), warga Guntung Manggis Banjarbaru, Jum’at dini hari (11/10/19).
PH nekat menjambret tas milik seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Prodi Kesehatan Masyarakat, Lina.

Diketahui, PH melakukan aksinya dengan mengendarai sebuah sepeda motor jenis matik dengan nomor polisi DA 6069 OS sekitar pukul 01.20 WITA.
Korban penjambretan, Lina menceritakan, aksi penjambretan itu berawal saat ia dan teman satu kampusnya menuju pulang ke kosnya. Tanpa sadar sambung Lina, seorang lelaki dengan perawakan besar menghampiri ia dan temannya seolah hendak menabrak.
Namun seketika lebih jauh ungkapnya, Lina sadar tas berwarna coklat crim miliknya diambil oleh lekaki tersebut hingga meninggalkannya. Kejadian tersebut berlangsung di sekitaran Jalan Unlam II Asrama Rusunawa.
“Nah, ketika ia menarik tas saya, talinya putus. Kemudian sempat stop dan awalnya kami mengira mau tabrakan. Tapi tas saya diambil. Selanjutnya teman saya turun mengejar sambil berteriak Maling hingga beberapa kali,” ungkap Lina sambil ngos-ngosan.
Kemudian si PH kata Lina, melarikan diri ke arah pintu gerbang I ULM. Namun, pintu gerbang itu tertutup rapat, hingga si jambret lanjut Lina, kembali memutar arah pelariannya ke dalam kampus ULM.
Dengan cerdiknya, Lina dan temannya tidak mengejar PH hingga pintu gerbang, akan tetapi ia menunggu di dekat kerumunan para mahasiswa yang pada saat itu tengah duduk di Wifi Id kampus ULM untuk menunggu kedatangan PH.
Saat si PH melaju kencang mengarah ke tempatnya, dengan aksi heroik, Lina melemparkan helm ke arah PH hingga berhasil mengenai wajah PH. Dibantu mahasiswa lainnya, PH Akhirnya jatuh tersungkur di atas aspal.
Di dalam tas yang dijambret tersebut, kata Lina, berisi laptop serta chargernya dan juga sebuah dompet.
“Alhamdulillah tidak ada yang hilang, Cuma laptop saya sedikit lecet,” bebernya kepada reporter ini.
Sementara itu, di tengah-tengah warga kampus yang berhasil menghentikan pelariannya, pelaku PH mengaku, aksi penjambretan ini dilakoninya, lantaran dirinya tidak memiliki pekerjaan.
“Saya tidak bekerja dan sudah berkeluarga. Sebelumnya saya bekerja menjadi mekanik,” kata seorang pria yang dilahirkan pada tahun 1996.


