REDAKSI8.COM – Guyuran hujan yang membasahi Kota Banjarbaru, membuat kegiatan Gelar Tari Nusantara di depan Balai Kota Banjarbaru sempat tertunda beberapa saat.
Kendati demikian, para penari yang didominasi oleh kaum perempuan tetap terlihat antusias dan bersemangat, seakan tidak sabar lagi mempertunjukkan kemampuan tari mereka dihadapan para hadirin yang datang.
Dari pantauan redaksi8.com di lapangan, peserta Gelar Tari Nusantara ini mengenakan beragam pakaian khas dari berbagai macam suku dan daerah di Indonesia.

Mereka berasal dari berbagai macam paguyuban atau sanggar tari, seperti Hatha Widya, Lembur Kuring, Sanggar Kriya Mandiri, Laris Management, Sanggar Kemilau Intan, SMPN 6 Banjarbaru, SPENSA Banjarbaru, Sanggar Idaman Banjarbaru, Sanggar Kelapa dan Reog Singo Budoyo.
Para penonton pun terlihat antusias dan terpukau. Kebanyakan dari mereka mengeluarkan smartphone/gadget-nya untuk mengabadikan momen-momen tarian tersebut, baik berupa video maupun sekadar foto-foto.

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan usai menyaksikan Gelar Tari Nusantara ini mengatakan, kegiatan ini menunjukkan bahwa di Kota Banjarbaru ada keberagaman budaya dan kesenian daerah.
”Ada keberagaman, ada persaudaraan. Jadi benar apa yang dikatakan orang-orang bahwa Banjarbaru adalah Indonesia mini,” ujar Darmawan Jaya.
Keberagaman tadi, kata Darmawan Jaya, terlihat dari penampilan para penari yang membawakan beragam tari-tarian daerah, dari Sumatera, Kalimantan, Jawa hingga Papua.
Ia menilai, keragaman budaya yang dibalut dengan rasa kebersamaan dan kesatuan ini akan menjadi kekuatan serta modal kuat untuk pembangunan di Kota Banjarbaru.
”Terutama untuk membentuk stabilitas kondisi sosial dan budaya yang ada di tempat kita ini,” pungkasnya.

Terpisah, para penari dari Paguyuban/Sanggar Lembur Kuring, Dewi, Gadis dan Ulfi yang membawakan tarian burung merak dari Jawa Barat, mengaku senang dengan adanya kesenian-kesenian daerah yang ditampilkan pada saat Hari Jadi Kota Banjarbaru seperti ini.
“Semoga tahun-tahun selanjutnya akan lebih banyak lagi kesenian daerah yang ditampilkan,” harap para penari cantik ini.



