Rabu, 12 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Bencana Susulan Mengintai, Pemkab Tapteng Kebut Realisasi TKD Rp123,73 Miliar

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
12 Agustus 2026
A A
Bencana Susulan Mengintai, Pemkab Tapteng Kebut Realisasi TKD Rp123,73 Miliar

Foto: Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mempercepat realisasi Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp123,727 miliar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran tersebut segera berubah menjadi program nyata bagi masyarakat, terutama untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan pascabencana.

Percepatan dinilai semakin mendesak lantaran Tapanuli Tengah belum sepenuhnya lepas dari dampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi sejak 25 November 2025.

Bahkan, bencana susulan kembali terjadi pada 11 Februari, 17 Februari, April, Mei hingga 14 Juli 2026. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan pemulihan terus berkembang, mulai dari permukiman warga, infrastruktur hingga sektor pertanian.

LihatJuga :

DKPP Banjar Matangkan Persiapan Festival Pangan B2SA dan LMSI 2026

Musrenbangdes Buntu Karau Bahas Prioritas Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Perkuat SDM Koperasi, Balangan Gelar Diklat Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi BNSP

Legislator DPRD Kapuas Harap Mahasiswa KKN Terlibat Aktif Atasi Persoalan Sosial

“TKD harus benar-benar menjadi instrumen pemulihan, bukan sekadar angka dalam APBD,” tegas Bupati Tapanuli Tengah, Selasa (11/8/2026).

Rangkaian bencana tersebut menjadi alarm bagi Pemkab Tapteng bahwa proses pemulihan tidak bisa dilakukan dengan pola kerja biasa.

Karakter geografis Tapanuli Tengah yang berada di pesisir barat Sumatera Utara, sekaligus memiliki kawasan perbukitan yang merupakan bagian dari rangkaian Bukit Barisan, membuat wilayah ini memiliki kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi.

Hujan berintensitas tinggi, perubahan cuaca yang cepat serta angin kencang menjadi sejumlah faktor yang harus diperhitungkan dalam pelaksanaan program pemulihan.

Karena itu, pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang sebelumnya telah direncanakan perangkat daerah. Kegiatan yang tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pascabencana akan disesuaikan melalui mekanisme yang berlaku.

Pemkab menegaskan, percepatan TKD bukan berarti pemerintah daerah hanya mengejar tingginya serapan anggaran.

Yang menjadi ukuran utama adalah bagaimana anggaran tersebut bergerak menjadi pekerjaan, menghasilkan output dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Berdasarkan laporan progres penggunaan tambahan TKD per 6 Agustus 2026, alokasi terbesar berada pada sejumlah perangkat daerah yang memiliki program strategis dalam mendukung pemulihan.

Dinas PUPR mendapat alokasi sekitar Rp68,45 miliar, kemudian Dinas Perkim sekitar Rp17,70 miliar, BPKPAD Rp15,13 miliar, Dinas Pendidikan Rp7,31 miliar, serta RSUD Pandan sekitar Rp6,12 miliar.

Sejumlah kegiatan masih berada dalam tahapan perencanaan, penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), penyelesaian dokumen teknis, proses pengadaan hingga kontrak.

Pemkab memberikan perhatian khusus terhadap perangkat daerah yang belum menyampaikan perkembangan pelaksanaan secara memadai.

Setiap tahapan diminta segera dituntaskan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pada akhir tahun anggaran.

Untuk mengawal penggunaan anggaran, Pemkab Tapanuli Tengah memperkuat Desk Percepatan TKD yang dikoordinasikan Sekretaris Daerah.

Desk ini melibatkan Bappeda, BPKPAD, Inspektorat, Bagian Pengadaan Barang/Jasa, BPBD serta seluruh perangkat daerah penerima TKD.

Mekanisme pengawasan menggunakan sistem status untuk memudahkan identifikasi persoalan di setiap kegiatan.

Status hijau diberikan kepada kegiatan yang berjalan sesuai target. Status kuning menunjukkan kegiatan masih berjalan, tetapi membutuhkan intervensi. Sementara status merah diberikan kepada kegiatan yang belum bergerak atau mengalami keterlambatan.

Untuk kegiatan berstatus merah, perangkat daerah diwajibkan menyiapkan rencana aksi, menetapkan penanggung jawab serta menentukan batas waktu penyelesaian.

Dengan mekanisme tersebut, hambatan diharapkan tidak menunggu sampai akhir tahun untuk diketahui.

Pemkab Tapteng juga menyatakan siap membuka proses pelaksanaan TKD untuk monitoring dan pembinaan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Perkembangan realisasi akan dilaporkan secara berkala. Jika terdapat persoalan yang berada di luar kewenangan pemerintah kabupaten, Pemkab akan meminta fasilitasi dan koordinasi lintas kewenangan.

“Kami tidak menutupi adanya keterlambatan. Justru masalah harus dibuka, diidentifikasi dan diselesaikan. Pemerintah daerah bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki proses dan mempercepat realisasi,” ujar Bupati.

Pemkab Tapanuli Tengah menetapkan lima prinsip utama dalam penggunaan TKD, yakni cepat, tepat guna, tepat sasaran, transparan dan akuntabel.

Cepat berarti mempercepat proses perencanaan, pengadaan hingga pelaksanaan pekerjaan. Tepat guna berarti mengarahkan anggaran kepada kebutuhan pemulihan yang paling mendesak.

Sementara tepat sasaran dilakukan berdasarkan data serta kondisi nyata di lapangan. Transparansi diwujudkan melalui keterbukaan perkembangan penggunaan anggaran, sedangkan akuntabilitas memastikan seluruh belanja sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami berkomitmen dan bertanggung jawab penuh atas realisasi penggunaan TKD Kabupaten Tapanuli Tengah. Kami akan mempercepat, tetapi tidak akan mengorbankan prinsip kehati-hatian, kualitas pekerjaan, ketepatan sasaran dan akuntabilitas,” tegas Bupati.

Pada akhirnya, keberhasilan percepatan TKD tidak hanya diukur dari berapa besar anggaran yang telah terserap, tetapi dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat.

Anggaran tersebut diharapkan mampu membuka kembali akses jalan, meningkatkan keamanan sungai dan kawasan rawan bencana, memperbaiki rumah warga yang terdampak, memulihkan sekolah serta fasilitas kesehatan, mengembalikan produktivitas lahan pertanian hingga menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Di tengah ancaman bencana susulan yang masih harus diantisipasi, Pemkab Tapanuli Tengah dituntut memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar bekerja di lapangan.

TKD Rp123,727 miliar kini bukan sekadar angka dalam dokumen APBD, tetapi menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat Tapanuli Tengah bangkit dan memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. (Jerry)

Share25Tweet16Send

Related Posts

DKPP Banjar Matangkan Persiapan Festival Pangan B2SA dan LMSI 2026

DKPP Banjar Matangkan Persiapan Festival Pangan B2SA dan LMSI 2026

by Az-Zukhairy
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Pangan B2SA dan LMSI...

Musrenbangdes Buntu Karau Bahas Prioritas Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Musrenbangdes Buntu Karau Bahas Prioritas Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

by A. Sibawaihi
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN - Pemerintah Desa Buntu Karau, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari...

Perkuat SDM Koperasi, Balangan Gelar Diklat Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi BNSP

Perkuat SDM Koperasi, Balangan Gelar Diklat Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi BNSP

by A. Sibawaihi
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Upaya memperkuat kelembagaan dan profesionalisme pengurus koperasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui Diklat Berbasis...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In