REDAKSI8.COM, BANJAR – Sebuah rumah yang telah lama tidak berpenghuni roboh di Komplek Sejahtera Mandiri Asri Blok A, RT 021 RW 008, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Minggu (2/8/2026). Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan membuat penghuni di sekitar lokasi berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Laporan mengenai rumah roboh pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Gambut melalui layanan WhatsApp. Begitu menerima informasi, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam bangunan.


Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Rumah yang roboh diketahui sudah lama tidak ditempati sehingga tidak ada penghuni saat bangunan ambruk. Meski demikian, material bangunan yang runtuh sempat menimpa rumah di sebelahnya hingga menyebabkan kerusakan.
Salah seorang warga yang rumahnya terdampak, Akhmad Farouk, mengaku terkejut saat mendengar suara keras sebelum bangunan di samping rumahnya ambruk.
“Tiba-tiba ada bunyi keras. Kami langsung keluar rumah, ternyata rumah di sebelah sudah roboh,” ujarnya.
Suara runtuhan yang cukup keras membuat warga sekitar panik. Mereka bergegas keluar rumah untuk menghindari kemungkinan bangunan lain ikut ambruk atau tertimpa material bangunan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, M. Kasyaf R, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Prioritas utama petugas adalah memastikan tidak ada korban sebelum melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Rumah yang roboh memang sudah lama tidak dihuni,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pendataan petugas, rumah yang roboh merupakan milik Koh Chang yang saat ini berdomisili di Kota Medan, Sumatera Utara. Bangunan tersebut diketahui telah kosong selama lebih dari 20 tahun sehingga kondisinya sudah mengalami penurunan kualitas.
Sementara itu, rumah yang terdampak merupakan milik Akhmad Farouk yang berdomisili di Kota Banjarmasin. Rumah tersebut juga tidak dihuni secara permanen sehingga saat kejadian tidak terdapat penghuni di dalamnya. Akibat tertimpa material bangunan, rumah mengalami kerusakan dengan kategori sedang.
Setelah memastikan situasi aman, petugas Damkar bersama pihak terkait melakukan pendataan dan dokumentasi sebagai dasar penanganan lebih lanjut. Warga di sekitar lokasi juga diimbau untuk tetap waspada terhadap bangunan kosong atau bangunan tua yang sudah tidak terawat karena berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau struktur bangunan sudah rapuh.



