REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Aksi tanggap cepat dan sinergi solid antarunsur Search and Rescue (SAR) Gabungan kembali membuktikan efektivitasnya di lapangan.
Hanya dalam rentang waktu kurang dari dua jam sejak pencarian dimulai, jasad seorang pria tanpa identitas (Mr. X) yang tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di depan Menara Siring Pandang, Kota Banjarmasin, berhasil ditemukan pada Minggu (2/8).

Keberhasilan operasi itu berawal dari laporan Dedi, anggota Rescue 911, yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin pada pukul 12.40 WITA.
Menanggapi laporan mengenai adanya seorang laki-laki yang mendadak hilang di aliran sungai, Tim Rescue Banjarmasin bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 14.00 WITA untuk langsung merancang rencana operasi (Renops) serta membagi tugas personel.
Tepat pukul 14.10 WITA, pengerahan armada dan teknologi SAR modern seperti rubber boat, alat selam, serta penyapu bawah air Aqua Eye langsung diterjunkan.
Tim gabungan memfokuskan area penyisiran permukaan air sejauh 500 meter ke arah hilir.
Pencarian intensif ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah, Satpolair Polresta Banjarmasin, Rescue 911, Water Rescue, BPK Gabungan, pengelola kawasan wisata, hingga masyarakat lokal.
Dukungan cuaca yang cerah dan koordinasi yang presisi membuat penyisiran berjalan tanpa kendala berarti.
Hasilnya, pada pukul 15.40 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada radius sekitar 50 meter dari titik awal kejadian. Jasad korban segera dievakuasi menuju RSUD Ulin Banjarmasin untuk penanganan medis dan proses identifikasi oleh pihak berwenang.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menegaskan bahwa kelancaran dan kecepatan proses evakuasi ini tak lepas dari kuatnya koordinasi seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
“Meskipun korban berhasil ditemukan, kami turut berduka cita atas kejadian ini. Jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut,” bebernya.
Dari kejadian tersebut dia mengimbau, masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai, menggunakan alat pelindung diri apabila diperlukan, serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Usai proses evakuasi Korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tahap identifikasi.



