REDAKSI8.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyusun arah pengembangan sistem transportasi daerah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ekspos Laporan Pendahuluan Tataran Transportasi Lokal (Tatralok) di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Balangan, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam merumuskan dokumen perencanaan transportasi jangka panjang yang akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengembangkan jaringan transportasi, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.


Ekspos tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Perhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim), serta Satuan Lalu Lintas Polres Balangan. Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem transportasi yang terencana, aman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan, Musa Abdullah, menjelaskan bahwa Tataran Transportasi Lokal (Tatralok) merupakan dokumen strategis yang menjadi dasar penyusunan kebijakan transportasi di tingkat kabupaten.
Menurutnya, dokumen tersebut tidak hanya mengatur pembangunan jaringan jalan dan fasilitas transportasi, tetapi juga menjadi pedoman dalam pengembangan sarana, prasarana, serta pelayanan transportasi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Kabupaten Balangan.
“Tatralok menjadi pedoman pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, membangun infrastruktur transportasi, serta mengelola sistem transportasi yang berbasis pada potensi dan kebutuhan daerah,” ujar Musa.
Ia menegaskan, penyusunan Tatralok diarahkan untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, lancar, terpadu, nyaman, dan berkelanjutan. Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki arah pembangunan yang jelas sehingga setiap program transportasi dapat berjalan lebih efektif dan saling terintegrasi.
Dalam forum ekspos, berbagai isu strategis turut menjadi pembahasan. Mulai dari kebutuhan peningkatan kualitas jalan pendukung transportasi, penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan keselamatan lalu lintas, hingga penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar pembangunan sektor transportasi dapat berjalan secara terpadu.
Selain membahas aspek pelayanan, Dishub Balangan juga mengidentifikasi peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pengelolaan parkir. Sejumlah titik strategis di Kabupaten Balangan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan parkir yang tertata sehingga tidak hanya meningkatkan ketertiban lalu lintas, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Musa menyampaikan, hasil ekspos ini akan menjadi dasar dalam menyusun program-program prioritas sektor transportasi yang disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.
“Ekspos ini menjadi dasar perencanaan sekaligus acuan bagi Dishub dalam menyusun program pengembangan transportasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lokal,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh masukan dari peserta rapat akan disempurnakan dalam penyusunan dokumen Tatralok final yang bersifat implementatif. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sarana dan prasarana transportasi, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, menata sistem perparkiran, hingga memperkuat pelayanan angkutan umum.”
“Hasil ekspos ini segera kami tindaklanjuti menjadi dokumen Tatralok final yang implementatif dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah,” tambah Musa.
Melalui penyusunan Tatralok ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap pembangunan sektor transportasi ke depan tidak hanya mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, serta menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Balangan.



