REDAKSI8.COM, BALANGAN – Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) di MTs Al Barkah Buntu Karau resmi dimulai dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna, Senin (13/7/2026). Tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik baru, kegiatan ini juga diisi dengan Apel Bendera dan ziarah ke makam pendiri (muasis) Al Barkah, almarhum Tuan Guru Ahmad bin H. Zaini, sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan Islam.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Barkah Buntu Karau, KH. Muhammad Shaleh Fadhly, S.Sos.I, Kepala MTs Al Barkah Ahmad Sibawaihi, S.Pd., dewan guru, serta seluruh peserta MATAMUDA.

Apel bendera menjadi pembuka rangkaian kegiatan sebagai simbol penghormatan terhadap negara sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh warga madrasah. Usai apel, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan ziarah ke makam Muasis Al Barkah untuk mengenang perjuangan dan pengabdian beliau dalam memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Balangan.
Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Barkah Buntu Karau, KH. Muhammad Shaleh Fadhly, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang ingin ditanamkan kepada para siswa sejak hari pertama mereka menempuh pendidikan di MTs Al Barkah.
Menurutnya, semangat Hubbul Wathan Minal Iman atau cinta tanah air adalah bagian dari iman harus diwujudkan melalui sikap disiplin, menghormati jasa para pendahulu, serta memiliki komitmen untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui ziarah ini, kami ingin mengajak seluruh peserta didik mengenal sejarah berdirinya Al Barkah sekaligus meneladani perjuangan Tuan Guru Ahmad bin H. Zaini yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan pendidikan dan dakwah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTs Al Barkah Ahmad Sibawaihi menjelaskan bahwa MATAMUDA tahun ini dirancang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat karakter peserta didik agar memiliki semangat belajar, akhlak yang baik, serta kecintaan terhadap agama, bangsa, dan almamater.
Ia berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pendiri Al Barkah dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan terus berprestasi.
“Semangat pengabdian Tuan Guru Ahmad bin H. Zaini harus menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah. Beliau telah meletakkan fondasi pendidikan yang kuat, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan meningkatkan kualitas belajar, mengajar, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, MTs Al Barkah ingin menanamkan kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menghargai jasa para pendahulu, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Dengan mengawali MATAMUDA melalui apel kebangsaan dan ziarah kepada pendiri madrasah, MTs Al Barkah Buntu Karau berharap seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap melanjutkan estafet perjuangan para ulama dalam membangun pendidikan yang berkualitas.



