REDAKSI8.COM, NASIONAL – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi mengirimkan delegasi mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Kalimantan Universities Consortium (KUC)-Borneo Studies Network (BSN) Tahun 2026.
Kegiatan berskala regional ini dilaksanakan langsung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (11/7).

Prosesi pelepasan para peserta KKN tersebut digelar di Auditorium Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan dilepas secara langsung oleh Kepala Otorita IKN.
Rangkaian acara dimulai dengan pertemuan khusus (intimate meeting) antara para pimpinan perguruan tinggi anggota KUC dengan Kepala Otorita IKN yang didampingi oleh Sekretaris OIKN serta salah satu Deputi di lantai 5 Gedung OIKN.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis yang membahas kontribusi nyata perguruan tinggi di Kalimantan dalam menyokong pembangunan IKN.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan seremoni pelepasan di Auditorium IKN, di mana perwakilan mahasiswa ULM, M. Yusuf, dipercaya untuk menerima bendera pataka KKN KUC-BSN dari Ketua KUC.
Rangkaian acara seremonial ini kemudian ditutup dengan serah terima jabatan Ketua KUC periode 2024–2026 dari Rektor Universitas Balikpapan kepada Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk periode 2026–2028.
Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 34 mahasiswa serta 7 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang berasal dari tujuh perguruan tinggi negeri dan swasta anggota KUC.
Ketujuh kampus tersebut meliputi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Universitas Balikpapan (UNIBA), dan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
Dalam delegasi kali ini, ULM mengirimkan dua mahasiswa terbaiknya, yaitu M. Yusuf dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Muhammad Rizqi Aulia Ramadhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Mereka didampingi oleh Ira Pusphita Sari, S.Kel., M.Kel., selaku Wakil Dekan FPIK ULM yang bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
KKN Bersama KUC-BSN 2026 merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Program kolaboratif itu terselenggara berkat kerja sama sinergis antara perguruan tinggi anggota KUC dengan Borneo Studies Network (BSN), LLDIKTI Wilayah XI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Otorita Ibu Kota Nusantara.
Melalui pilar pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian masyarakat, program ini menjadi bukti nyata kontribusi insan akademis Kalimantan dalam mendukung akselerasi pembangunan IKN.
Pada pelaksanaan tahun ini, program KKN Bersama mengusung konsep unggulan berupa living lab.
Melalui konsep itu, mahasiswa ditempatkan di berbagai kedeputian Otorita IKN yang disesuaikan dengan basis keilmuan mereka masing-masing, untuk kemudian disalurkan ke direktorat yang relevan dengan program studinya.
Guna mendukung kelancaran aktivitas, seluruh mahasiswa peserta difasilitasi untuk menginap di tower hunian pekerja, sementara para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ditempatkan di tower ASN.
Selain agenda pelepasan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Sarasehan KUC-BSN yang dihadiri oleh para Rektor dan akademisi senior.
Delegasi ULM yang turut hadir dalam forum ini adalah Wakil Rektor IV ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., serta Guru Besar ULM Prof. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc.
Sarasehan tersebut berfungsi sebagai wadah strategis untuk saling berbagi praktik baik, memperkuat jejaring akademik antar-kampus, sekaligus merumuskan langkah-langkah kolaboratif ke depan demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan di tanah Kalimantan dan Ibu Kota Nusantara.
Keterlibatan aktif ULM dalam KKN Bersama KUC-BSN 2026 ini mempertegas komitmen kuat universitas dalam mengawal pembangunan IKN, sekaligus memberikan ruang pembelajaran lintas kampus dan lintas daerah yang sangat berharga bagi para mahasiswa.



