REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – BPJS Ketenagakerjaan bersama Telkomsel resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meluncurkan paket benefit Jamsostek Poin.
Sebuah inovasi kolaboratif yang menghadirkan kemudahan pendaftaran untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi calon peserta dan peserta di sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal. Kegiatan berlangsung di Plaza BPJamsostek, Jakarta.

Bagi banyak pekerja informal di Indonesia, akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan seringkali belum semudah yang dibutuhkan dalam keseharian mereka.
Menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise bersama BPJS Ketenagakerjaan menjalin kolaborasi strategis guna menghadirkan layanan yang lebih praktis, mudah dijangkau, dan relevan bagi jutaan pekerja di Indonesia.
Salah satu inisiatif utama dalam kolaborasi ini adalah pengembangan pada paket benefit Jamsostek Poin, yang mengintegrasikan konektivitas digital dengan manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui solusi ini, pelanggan dapat memperoleh paket data sekaligus kemudahan dalam mengakses dan mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Dalam praktiknya, pelanggan cukup mengakses aplikasi MyTelkomsel untuk memilih paket Jamsostek Poin, kemudian secara langsung mendapatkan konektivitas data sekaligus akses mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Alur yang sebelumnya membutuhkan pembelian secara terpisah kini disederhanakan menjadi satu pengalaman yang lebih mudah dan cepat.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin menyambut baik kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel melalui program Jamsostek Poin sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal.
“Program ini menghadirkan kemudahan akses pendaftaran kepesertaan melalui ekosistem digital yang lebih praktis dan mudah dijangkau masyarakat,” Ujar Vina. Sabtu (30/5/2026).
“Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja informal di Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi dari risiko kerja dan memiliki rasa aman dalam bekerja,” tutupnya.



