REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru menerapkan konsep ramah lingkungan atau green qurban saat pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Dimana pembagian daging kurban dilakukan tanpa menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Namun, sebagai gantinya, panitia menggunakan daun jati dan bakul purun untuk wadah pembagian daging.
Kepala DLH Banjarbaru, Shanty Eka Septiani mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebijakan pengurangan sampah plastik di Kota Banjarbaru.
“Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota tentang imbauan pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai, jadi untuk mengikuti arahan beliau kita menggunakan daun jati dan juga bakul purun,” ujarnya, Kamis (28/5/26).
Daging kurban dibagikan kepada pegawai DLH, masyarakat sekitar kantor hingga petugas kebersihan jalanan atau pasukan kuning.
Selain pengemasan ramah lingkungan, DLH Banjarbaru juga menerapkan pengelolaan limbah kurban secara ekologis.
Sehingga limbah sisa penyembelihan tidak dibuang ke sungai atau saluran air, melainkan diolah menjadi kompos.
“Untuk pembuangan limbahnya nanti kita membuat lubang teba nanti ditaruh di sana, insya Allah dalam waktu 2-3 bulan sudah jadi kompos dari yang kotoran dari sisa-sisa yang tidak digunakan lagi,” jelasnya.
Shanty juga turut mengimbau masyarakat dan panitia kurban di lingkungan permukiman agar tidak membuang limbah penyembelihan sembarangan.
“Kita sampaikn juga supaya setelah melakukan proses penyembelihan itu jangan dibuang sembarangan, kalau bisa ditempatkan di satu wadah yang bisa dijadikan kompos,” imbaunya.
Sementara itu, salah satu petugas kebersihan jalanan, Muhammad mengaku, bersyukur karena setiap tahun selalu mendapat bagian daging kurban dari DLH Kota Banjarbaru.
“Syukur Alhamdulillah kami dapat daging kurban setiap tahun sekali. Rutin setiap tahun kawan-kawan dapat semua, alhamdulillah pembagiannya rata,” katanya.
Ia menyebut jumlah pekerja lapangan dan pegawai DLH yang menerima pembagian daging kurban pada tahun ini mencapai sekitar 600 orang.
“Kita pasukan kuning punya anggota kurang lebih untuk pekerja 400, sisanya bagian admin Da 200-an, jadi totalnya 600,” tandasnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, DLH Banjarbaru juga melibatkan perwakilan tiap bidang dan seksi guna membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.



