REDAKSI8.COM, PRINGSEWU – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Klangenan, Komplek Ponpes IMBOS Pringsewu, saat Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas mengajak masyarakat memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah. Ajakan tersebut disampaikan saat mengikuti i’tikaf malam ke-27 Ramadan, Senin (16/03/2026).
Momentum malam-malam akhir Ramadan ini disebut Bupati sebagai waktu paling istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus mengejar keberkahan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.

“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah kesempatan emas. Mari kita isi dengan ibadah terbaik, memperbanyak doa dan amal, agar kita semua meraih keberkahan serta keutamaan Lailatul Qadar,” ujar Riyanto dalam sambutannya.
Debelum mengikuti i’tikaf, Bupati terlebih dahulu menghadiri peresmian Posko Mudik PKS bersama Presiden PKS pada sore hari. Setelah itu, sekitar pukul 17.00 WIB, ia bersama rombongan menuju lokasi i’tikaf dan disambut hangat oleh jajaran Ponpes IMBOS.
Rangkaian kegiatan i’tikaf berlangsung penuh kekhusyukan, diawali dengan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan salat Isya, Tarawih, dan Witir. Jamaah kemudian mengikuti tausiyah Ramadan yang disampaikan Ust. M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., sebelum melanjutkan ibadah mandiri hingga larut malam.
Memasuki sepertiga malam terakhir, suasana semakin khidmat saat jamaah melaksanakan qiyamul lail. Kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama dan salat Subuh berjamaah. Usai Subuh, Bupati kembali memberikan tausiyah singkat, sebelum seluruh rangkaian ditutup dengan pelaksanaan salat Shuruq.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan spiritualitas, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Antusiasme jamaah terlihat dari keikutsertaan mereka hingga akhir kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pringsewu Hj. Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala OPD, anggota DPRD Provinsi Lampung, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, tokoh masyarakat, hingga penggiat media sosial.
Usai rangkaian i’tikaf, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali menjalankan tugas seperti biasa, menunjukkan komitmen antara pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan nilai spiritual di bulan suci Ramadan.



