REDAKSI8.COM, BANJARBAARU – Di tengah momentum bulan suci Ramadan, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
Hal itu menyusul pengungkapan besar kasus peredaran narkotika jaringan antar provinsi di Kalimantan Selatan.

Dimana Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan sebelumnya berhasil menyita 29 kilogram sabu dan 15.056 butir ekstasi dari seorang tersangka berinisial IW.
Dari jumlah tersebut, kepolisian memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 164.777 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengimbau, khusus kepada masyarakat Kalimantan Selatan agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, mari kita jaga situasi kamtibmas di bulan Ramadan ini agar tetap kondusif. Hindari perbuatan-perbuatan yang merugikan, termasuk mengonsumsi narkoba, balap liar, maupun perkelahian,” ujarnya, Selasa (24/2/26).
Ia menegaskan, bulan suci Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Kita jaga bulan suci ini untuk bisa meningkatkan amal ibadah kita. Jangan sampai ternodai oleh perbuatan yang melanggar hukum,” tekannya.
Selain itu, Kapolda mengajak masyarakat untuk aktif membantu aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalsel.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk bersama-sama memerangi narkoba,” tegasnya.
Ia juga meminta untuk diberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran narkoba, sebab peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan narkotika.
Karena menurutnya, aparat penegak hukum tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian dari lingkungan sekitar.
“Dengan kerja sama ini, kita bisa menangkap pelaku-pelaku narkoba demi masa depan generasi muda kita dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.



