REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru memastikan seluruh madrasah di bawah naungannya menerapkan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri tentang pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijiriah 2026 Masehi.
Kebijakan tersebut berlaku nasional dan menjadi pedoman resmi bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Madrasah Aliyah (MA) di Kota Banjarbaru dalam mengatur jadwal masuk, pembelajaran mandiri hingga libur Idul Fitri.

“Jadi SEB ini berlaku secara nasional, sehingga Kemenag Kota Banjarbaru melaksanakan sesuai edaran yang dikeluarkan pemerintah pusat,” ujar Kepala Kemenag Kota Banjarbaru, Mukhlis saat diwawancari, Senin (16/2/26).
Dalam skema yang ditetapkan, para siswa siswi tetap menjalani pembelajaran selama Ramadhan, namun tidak berlangsung penuh satu bulan.
“Ini berlaku bagi siswa madrasah di bawah naungan Kemenag, seperti Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah,” katanya.
Pada awal Ramadhan, 18–21 Februari 2026, kegiatan belajar dilakukan secara mandiri di rumah atau tempat ibadah sesuai penugasan sekolah.
Setelah itu, siswa akan kembali belajar tatap muka di kelas.
“Selanjutnya siswa madrasah kembali masuk sekolah dan belajar di kelas mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026,” ucapnya.
Kemenag mengingatkan supaya sekolah tidak membebani siswa dengan tugas berlebihan, terlebih yang membutuhkan biaya tambahan atau penggunaan gawai dan internet secara intensif.
Sehingga untuk penugasan diminta sederhana saja, edukatif, dan bisa melibatkan keluarga.
“Alternatif lain yang bisa diberikan kepada murid adalah berupa jurnal atau buku saku Ramadan dengan tetap mengurangi penggunaan internet,” jelas.
Selain pembelajaran formal, siswa Muslim dianjurkan memperbanyak kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, serta kajian keislaman guna memperkuat iman, takwa, dan akhlak.
Sedangkan untuk libur Idul Fitri, madrasah dijadwalkan libur pada 16–20 Maret 2026 dan 23–27 Maret 2026.
“Selama libur Idul Firtri, murid diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” tutupnya.



