Selasa, 1 September 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

5.000 Hektare Kawasan Hutan Jorong – Panyipatan Ditanami Sawit, Inhutani Masih Tunggu Kebijakan Pemerintah

Az-Zukhairy by Az-Zukhairy
1 September 2026
A A
5.000 Hektare Kawasan Hutan Jorong – Panyipatan Ditanami Sawit, Inhutani Masih Tunggu Kebijakan Pemerintah
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKAI8.COM, TANAH LAUT – Persoalan pengelolaan kawasan hutan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi sorotan. Di tengah upaya penataan kawasan hutan, sekitar 5.000 hektare lahan di wilayah Kecamatan Jorong dan Panyipatan teridentifikasi telah ditanami kelapa sawit oleh masyarakat.

Kawasan tersebut merupakan bagian dari areal yang dikelola Inhutani dengan total luas sekitar 27.500 hektare. Identifikasi tanaman sawit dilakukan melalui pendataan lapangan serta pemantauan menggunakan citra satelit.

Dari hasil pemantauan, tanaman sawit ditemukan dalam berbagai kondisi, mulai dari tanaman yang sudah produktif hingga tanaman yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Pihak Inhutani menyebut hingga saat ini belum terdapat Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengatur pengelolaan tanaman sawit di kawasan tersebut.

LihatJuga :

Komitmen Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Muluskan Jalan Penghubung Desa Rantau Panjang Hulu

Sempat Tembus 612,7 µg/m³, Kualitas Udara Balangan Kini Berangsur Pulih

Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kalsel

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

Norifansyah dari pihak Inhutani mengatakan, kondisi ini menjadi persoalan karena sawit merupakan komoditas nonkehutanan, sementara lahan yang ditempati berada dalam kawasan yang dikelola untuk kepentingan kehutanan.

Sebelumnya, Inhutani sempat mendorong skema kerja sama dengan masyarakat melalui program kerja sama bisnis kehutanan produktif.

Norifansyah, Supervisor Kelola Hutan Pt Inhutani I

Dari pendataan awal, sekitar 350 orang masyarakat disebut menyatakan kesediaan mengikuti skema tersebut dengan luasan mencapai kurang lebih 700 hektare.

Namun, rencana kerja sama itu belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Rencana pengelolaan bersama tersebut tertahan seiring adanya kebijakan pemerintah terkait penertiban kawasan hutan.

Untuk tanaman sawit yang berada di dalam kawasan hutan, Inhutani menyatakan sementara waktu belum dapat melakukan kerja sama. Perusahaan memilih menunggu kepastian arah kebijakan pemerintah mengenai status dan pola pengelolaan lahan tersebut.

“Untuk saat ini kami juga masih menunggu kebijakan pemerintah,” demikian sikap pihak Inhutani terkait langkah selanjutnya.

Meski demikian, Inhutani mengaku tetap melakukan pengamanan terhadap aset dan kawasan hutan yang menjadi kewenangannya.

Pengamanan dilakukan antara lain dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan di dalam kawasan hutan. Imbauan juga dipasang di sejumlah titik lokasi.

Kawasan tersebut sebelumnya juga pernah dimanfaatkan untuk kegiatan penanaman berbagai jenis tanaman kayu. Sebagian tanaman bahkan telah memasuki masa panen sekitar 2015.

Saat ini, selain melakukan pengamanan kawasan, Inhutani juga menjalankan sejumlah pola kerja sama dengan mitra. Tercatat sekitar 14 mitra terdata, meski belum seluruhnya menjalankan kegiatan di lapangan.

Persoalan ribuan hektare lahan yang kini ditanami sawit tersebut pada akhirnya masih menunggu kejelasan kebijakan pemerintah.

Inhutani berharap kebijakan yang nantinya ditetapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, sekaligus memastikan fungsi pengelolaan kawasan hutan tetap berjalan sesuai ketentuan.

Penyelesaian persoalan ini pun dinilai tidak cukup hanya melalui penertiban. Kepastian mengenai status lahan, legalitas aktivitas, serta pola kerja sama yang dapat diterapkan secara sah dan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mencari jalan keluar atas persoalan kawasan hutan Jorong–Panyipatan.

Share25Tweet16Send

Related Posts

Komitmen Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Muluskan Jalan Penghubung Desa Rantau Panjang Hulu

Komitmen Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Muluskan Jalan Penghubung Desa Rantau Panjang Hulu

by erna wati
1 September 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU - Pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan mendasar masyarakat terus menjadi fokus utama kepemimpinan Bupati Tanah Bumbu,...

Sempat Tembus 612,7 µg/m³, Kualitas Udara Balangan Kini Berangsur Pulih

Sempat Tembus 612,7 µg/m³, Kualitas Udara Balangan Kini Berangsur Pulih

by A. Sibawaihi
1 September 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN – Kabar baik datang dari Kabupaten Balangan. Setelah sempat diterpa kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan...

Konsep Otomatis

BPBD Balangan Perkuat Komando Karhutla, Soroti Krisis Air dan Data Pelaporan

by A. Sibawaihi
1 September 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Balangan memasuki fase yang membutuhkan koordinasi lebih kuat. Memasuki...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In