REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sebanyak 360 calon jemaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 1 asal Kota Banjarmasin resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Embarkasi Banjarmasin dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jum’at (24/4/26) dini hari.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin mengungkapkan, dari total kuota awal terdapat satu jemaah yang batal berangkat karena kondisi kesehatan.

Oleh karena itu, ia menekankan agar mengutamakan kesiapan fisik selama menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, hari ini kita memberangkatkan kloter pertama masyarakat Kota Banjarmasin langsung ke Madinah berjumlah 360 orang. Namun, ada satu orang dilaporkan tidak bisa berangkat karena mengalami demensia atau perubahan daya ingat,” ujarnya.
Muhidin menegaskan, kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang harus dijaga oleh seluruh jemaah, mengingat durasi ibadah haji yang cukup panjang hingga mencapai sekitar 40 hari.
Serta para jemaah juga di ingatkan untuk berhati-hati dalam menjaga asupan, khususnya dalam mengonsumsi air selama berada di Tanah Suci.
“Jangan juga minum es khususnya kalau haus karena nanti bisa batuk dan bisa juga membuat kita sakit, artinya minum berhati-hati yang penting airnya dijarang dulu,” imbaunya.
“Kalau sudah wukuf kita wassalam (selesai rangkaian inti), jadi yang terpenting jaga kesehatan sampai waktu itu tiba. Semoga menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu jemaah, Masrinah (65) mengaku, telah mempersiapkan diri secara fisik dan kesehatan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
“Persiapannya 30 menit setiap hari jalan kaki. Aku senang aku penyakit nggak ada Alhamdulillah, obat-obatan bawa tapi yang biasa aja karena memang tidak ada gejala yang lain-lain. Sehat, semangat,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, rasa syukur setelah menunggu panggilan ke Tanah Suci selama 14 tahun sejak mendaftar.
“Saya daftar 2012,berangkat sama teman yang sudah daftar dari tahun 2011. Alhamdulillah bisa berangkat dan pelayanannya bagus,” ungkapnya.
Sebagai informasi, usai prosesi doa bersama dan kumandang adzan, jemaah diberangkatkan secara bertahap menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor sekitar pukul 21.35 Wita menggunakan 10 bus.
Kloter 1 ini didampingi petugas lengkap, mulai dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), hingga tenaga kesehatan (TKHI) guna memastikan seluruh proses ibadah berjalan aman dan lancar.



