REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Dalam seminggu terakhir ini, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hampir terjadi setiap hari, kemarin Rabu (9/8/2023) kebakaran hutan dan lahan terjadi di rai 3 dan rai 4 Desa Antasan Sutun Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Rabu (9/8/2023) siang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama petugas lainnya, yakni dari Kodim 1006 Banjar, Polsek Martapura Barat, pambakal dan masyarakat setempat bahu membahu lakukan penanganan pemadaman dengan peralatan yang sudah disiapkan, yakni 3 unit mesin alkon portable.
Banyaknya sebaran api membuat penanganan karhutla tersebut tidak hanya dilakukan oleh satuan tugas (satgas) darat akan tetapi juga melibatkan satgas udara BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Heli Water Bombing.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Warsita bahwa kebakaran hutan dan lahan yang masuk di Kecamatan Martapura Barat merupakan lokasi yang sulit dijangkau.
“Awalnya dilakukan pemadaman jalur darat, tetapi mengalami kesulitan dikarenakan banyaknya sebaran api. Oleh karena itu, anggota TRC BPBD lakukan koordinasi dengan Pusdalops meminta bantuan heli water bombing,” ujar Warsita.
Menurut laporan harian dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Banjar, bahwa luasan lahan yang terbakar sekitar 10 hektar, dengan vegetasi yang terbakar tumbuhan bindrang, purun, semak belukar dan pohon galam.
Informasi yang didapat, hingga jelang malam hari, Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Banjar menyebut bahwa status api pada lahan tersebut masih berkobar



