REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Langkah nyata menuju kampus ramah lingkungan terus digelorakan oleh sivitas akademika Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Melalui Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), komitmen tersebut diwujudkan lewat gelaran Kuliah Umum bertajuk Penguatan Kesadaran Lingkungan Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS untuk Mendukung Ketercapaian Kampus Hijau, Kamis (18/6/2026).


Agenda strategis ini diselenggarakan sebagai bagian dari dukungan penuh ULM terhadap program UI GreenMetric sekaligus implementasi nyata dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs 13 mengenai Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action).
Kegiatan yang berpusat di lingkungan FKIP ULM ini dihadiri oleh jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS yang tampak antusias.
Untuk membedah urgensi isu global ini, pihak jurusan menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidang lingkungan dan pendidikan berkelanjutan.
Mereka adalah Guru Besar Jurusan Pendidikan Kimia FKIP ULM, Prof. Dr. Hj. Atiek Winarti, serta anggota Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Murjani.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FKIP ULM, Prof. Dr. Deasy Arisanty.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memegang tanggung jawab yang sangat strategis dalam membentuk generasi unggul.
Generasi tersebut diharapkan tidak hanya matang secara akademik, tetapi juga peka dan sadar terhadap tantangan global yang sedang dihadapi dunia, termasuk fenomena perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan.
Ketua Jurusan Pendidikan IPS FKIP ULM, Dr. Mutiani menjelaskan, kuliah umum tersebut merupakan program tahunan yang dirancang khusus oleh jurusan demi memupuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian alam sejak dini.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agent of change dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kesadaran tersebut harus dimulai dari kampus dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya menegaskan.
Sebagai bentuk implementasi riil di lapangan, seluruh peserta yang hadir dalam kuliah umum itu sontak diajak untuk melakukan aksi nyata, salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui kebiasaan membawa tumbler mandiri serta mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan di area kampus.
Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Atiek Winarti menyoroti pentingnya integrasi pendidikan lingkungan sebagai instrumen utama untuk membangun karakter berkelanjutan di kalangan mahasiswa.
Di sisi lain, Dr. Murjani melengkapi ulasan tersebut dengan mengupas tuntas berbagai tantangan ekologis kontemporer yang tengah dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari dampak nyata perubahan iklim hingga krusialnya partisipasi aktif warga dalam menjaga kelestarian alam di sekitar mereka.
Melalui edukasi intensif tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyerap pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika isu lingkungan hidup dan perubahan iklim.
Lebih dari sekadar teori, ruang diskusi ini diharapkan memicu langkah-langkah konkret mahasiswa dalam mendukung terwujudnya ekosistem kampus hijau yang berkelanjutan.
Momentum itu sekaligus mempertegas posisi Jurusan Pendidikan IPS FKIP ULM dalam mengawal visi besar universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berorientasi pada masa depan bumi, berkontribusi aktif pada SDGs 13, serta mendongkrak capaian performa ULM dalam pemeringkatan UI Green Metric.

