Lokasi penemuan mayat tersebut diketahui berada di dalam area sebuah rumah kosong yang dikelilingi pagar seng. Properti yang tampak tidak berpenghuni itu dikabarkan merupakan milik seorang pengusaha minyak setempat.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban merupakan seorang pria berusia 43 tahun. Kondisi jasad yang mulai rusak mengindikasikan bahwa korban telah menghembuskan napas terakhirnya beberapa hari sebelum ditemukan.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar dua hari lalu. Bau tak sedap yang menyengat dari area rumah kosong tersebut diduga menjadi petunjuk awal warga hingga akhirnya keberadaan jasad terungkap.
Menerima laporan dari warga, jajaran kepolisian bersama Tim Inafis langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan olah data awal.
Proses evakuasi jasad berjalan dramatis di tengah kerumunan warga yang penasaran. Petugas gabungan harus ekstra hati-hati saat mengeluarkan jenazah dari dalam area rumah berpagar seng tersebut.
Setelah berhasil dievakuasi dari TKP, jenazah pria tersebut langsung dimasukkan ke dalam ambulans milik Puskesmas Batulicin. Korban kemudian dilarikan ke RSUD terdekat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih belum dibeberkan secara rinci. Begitu pula dengan penyebab pasti kematian pria berusia 43 tahun tersebut yang masih menjadi teka-teki.
Guna mengungkap tabir di balik kejadian ini, Tim Inafis terus mengumpulkan bukti-bukti fisik dan meminta keterangan dari sejumah saksi di sekitar lokasi penemuan jasad.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.



