REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby mendampingi Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbaru Emas dalam audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (5/2/26).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat kolaborasi pengembangan sektor ekonomi kreatif, dan diterima langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif.

Dengan kehadiran Wali Kota Banjarbaru menegaskan, dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Demikian pertemuan itu difokuskan pada penguatan sinergi antara Pemerintah Daerah, KEK Banjarbaru, dan Pemerintah Pusat untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Lisa juga menyampaikan, komitmen Pemkot dalam mendorong Banjarbaru sebagai kota kreatif dengan potensi subsektor unggulan yang terus berkembang, seperti kuliner, kriya, hingga fesyen.
“Melalui kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru, kami ingin mendorong lahirnya pelaku-pelaku kreatif yang berdaya saing serta mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi langkah kolaboratif Pemerintah Kota Banjarbaru bersama KEK Banjarbaru.
“Kementerian Ekonomi Kreatif siap memberikan dukungan melalui kebijakan, pendampingan program, serta fasilitasi jejaring nasional bagi pelaku ekonomi kreatif daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbaru Emas, H Riandy Hidayat
menyampaikan, optimisme atas potensi dan perkembangan sektor ekonomi kreatif di Banjarbaru.
“Dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, kami optimistis Banjarbaru dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Dengan adanya uudiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama berkelanjutan untuk memperkokoh posisi Banjarbaru sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.
“Sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.



