REDAKSI8.COM, BANJAR – Selain dilanda kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan, warga Desa Cindai Alus, Kabupaten Banjar selama musim kemarau terpaksa membeli air.
Hal itu dikarenakan sumur yang semestinya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari mengering.

Kondisi ini sudah dirasa Oleh Adi Cina dan keluarganya selama satu bulan lebih.
Dia mesti merogoh kocek sebesar Rp100 ribu setiap pengisian 1.000 liter air.
Sebulan belakangan, Adi sudah membeli air sebanyak 7 kali.
sekali isi, Adi dan keluarga mampu menggunakan air untuk 5 sampai 7 hari.







