REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Krisis air bersih parah tengah melanda warga di kawasan perumahan Al-Huda dan Fitria, RT 06 RW 07, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Kombinasi kekeringan dan tidak berfungsinya layanan air bersih membuat puluhan kepala keluarga di wilayah tersebut kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.

Berdasarkan keluhan warga setempat, aliran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) telah terhenti selama sembilan hari terakhir.

Macetnya distribusi air PDAM semakin memperparah kondisi pemukiman yang sebelumnya sudah mengalami kekurangan suplai air secara mandiri.

Sebelum layanan PDAM terputus, warga sebenarnya telah menghadapi masalah kekeringan sumur gali.

Sumur milik warga dengan kedalaman mencapai 10 meter diketahui sudah tidak menyisakan air sejak kurang lebih dua bulan lalu akibat kemarau yang berkepanjangan.

Kondisi tersebut memaksa warga setempat mengambil langkah darurat untuk bertahan hidup.

Tanpa adanya pasokan air dari sumur maupun aliran PDAM, warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air galon kemasan demi memenuhi kebutuhan darurat sehari-hari, seperti memasak, minum, hingga kebutuhan sanitasi terbatas.

Hingga berita ini diturunkan, Kamis (15/10/2026) petang, warga RT 06 RW 07 Kelurahan Guntung Manggis sangat berharap adanya tindakan cepat dari pihak penyedia layanan air bersih maupun pemerintah daerah setempat untuk segera mengalirkan bantuan air bersih dan memperbaiki kendala distribusi PDAM di wilayah mereka.