REDAKSI8.COM – Nenek Mustika atau biasa dipanggil Nini Mustika (72) ini, menjadi penjual buah-buahan sejak 2 tahun yang lalu.
Ia membuka lapak buah dagangannya sejak pagi hari, di dekat pintu gerbang masuk Pasar Bauntung Banjarbaru.

Bukan di dalam sebuah kios atau toko buah, Nini Mustika yang berasal dari Sungai Rangas ini menggelar lapak buah dagangannya di atas alas yang seadanya.
Berbagai macam jenis buah-buahan ia jual, dari buah pepaya, blewah (belungka/timun mas), sirsak, jeruk, jambu raja, hingga bengkoang.
Nini Mustika mengaku buah blewah dan pepaya yang paling laku terjual. Pasalnya, di bulan ramadan seperti ini, buah-buah tersebut biasanya diolah menjadi campuran es buah atau olahan es lainnya, seperti es teler / campur, dan lain sebagainya.
Untuk buah blewah, ia jual seharga Rp 25 ribu per buah, buah bengkoang Rp 10 ribu per kilo / ikat, sedangkan buah jambu raja ia jual seharga Rp 15 ribu per kilonya.

”Buah-buahan ini saya beli dulu di pasar subuh Astambul, ada juga yang diantar orang, lalu dijual lagi di sini,” ujarnya.
Meskipun sudah berusia senja, Nini Mustika tetap pantang menyerah untuk mencari rezeki walau hanya dengan berjualan buah.
”Alhamdulillah (hasil penjualannya) cukup untuk makan dan kehidupan sehari-hari,” katanya pelan.



