REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Posko Terpadu Angkutan Udara Bandara Internasional Syamsudin Noor resmi ditutup seiring berakhirnya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) serta rangkaian kegiatan Rutin 5 Rajab pada Senin (5/1/26).
Penutupan posko itu sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pengelola bandara untuk menyiapkan pelayanan pada agenda besar berikutnya, yakni arus mudik Lebaran 1447 Hijiriah dan keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2026.

Selama pelaksanaan posko terhitung sejak 17 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, Bandara Syamsudin Noor telah melayani total 198.699 penumpang, dengan pergerakan pesawat sebanyak 1.667 penerbangan serta aktivitas kargo mencapai 1.569 ton.
GM PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana menyampaikan, jumlah penumpang pada periode Nataru tahun ini tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
“Untuk periode Nataru sendiri kita ada sekitar 198.699 penumpang dengan pergerakan pesawatnya ada di 1.667 dan aktivitas kargo ada di 1.569 ton,” ujarnya.
Ia menjelaskan, realisasi penumpang memang sedikit di bawah prediksi awal, meski aktivitas operasional bandara tetap berjalan stabil.
“Ini periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Jadi kalau peningkatan untuk penumpang mungkin tidak ya, kita memang agak sedikit miss dari prediksi,” katanya.
Menurut Millyas, kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menyusun strategi pelayanan ke depan, terlebih menghadapi lonjakan penumpang pada momen Lebaran dan musim haji yang diperkirakan terjadi di beberapa bulan mendatang.
“Mungkin mereka mempertimbangkan waktu lebaran ini sudah tidak lama lagi, hanya hitungan waktu tiga bulan lagi. Apakah ini ada relasinya dengan mereka yang menahan bepergian atau apa maka kami juga melakukan assessment terkait hal itu,” jelasnya.
Meski tidak terjadi lonjakan signifikan, pelaksanaan Posko Terpadu Nataru di Bandara Syamsudin Noor dinilai berjalan aman dan lancar.
Bahkan, seluruh operasional bandara berlangsung tanpa insiden, serta didukung sinergi petugas dan pemangku kepentingan.
“Kita juga tidak ada kecelakaan, zero accident. baik di terminal tidak ada. Jadi kami melaksanakan posko Nataru berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.
Kedepan, Bandara Internasional Syamsudin Noor akan kembali mematangkan persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 1447 Hijiriah yang diprediksi berlangsung pada bulan April 2026.
Serta keberangkatan Jemaah Haji 1447 Hijiriah, dengan menjadikan evaluasi Nataru sebagai dasar peningkatan pelayanan.



