REDAKSI8.COM, JAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (UIN RIL) www.radenintan.ac.id kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat nasional. Kampus hijau kebanggaan Provinsi Lampung ini berhasil meraih Diktis Award 2026, penghargaan yang diberikan Kementerian Agama RI atas capaian luar biasa dalam pemeringkatan internasional dan penguatan tata kelola perguruan tinggi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. kepada Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z., Ph.D., pada rangkaian Sidang Kelulusan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di Jakarta, Sabtu (27/6/2026) malam.

Pengakuan itu diberikan atas keberhasilan UIN RIL menempati peringkat kedua Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 serta peringkat ke-76 nasional versi UniRank 2026, dua indikator yang mencerminkan reputasi, visibilitas, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.
alam sambutannya, Menteri Agama menegaskan pentingnya transformasi tata kelola di seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Ia meminta seluruh kampus segera menerapkan standar International Organization for Standardization (ISO) sebagai fondasi pengelolaan perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Saya minta semua UIN dan PTKIN menggunakan standar ISO. Jika kita konsisten bekerja dalam skema ISO yang memiliki formula terkontrol, maka mismanagement hingga potensi korupsi di lingkungan kampus dapat dipangkas secara sistematis. Sistem akan berjalan secara otomatis (autopilot),” tegas Menag.
Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman terhadap standar ISO tidak boleh hanya dimiliki oleh jajaran administrasi, tetapi harus dikuasai langsung oleh para rektor dan pimpinan perguruan tinggi agar implementasinya berjalan efektif.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menyampaikan apresiasi kepada PTKIN penerima penghargaan. Menurutnya, pemeringkatan THE maupun UniRank merupakan indikator yang diakui pemerintah, termasuk oleh Bappenas, dalam mengukur kualitas dan daya saing perguruan tinggi.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu dan tata kelola yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan sekadar tentang peringkat, tetapi merupakan pengakuan internasional atas komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi energi baru bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas layanan, inovasi, dan kontribusi kampus bagi masyarakat.
Menanggapi arahan Menteri Agama mengenai penerapan ISO, Prof. Wan Jamaluddin menjelaskan bahwa UIN RIL telah lebih dahulu mengimplementasikan berbagai standar internasional. Saat ini kampus telah mengantongi ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, dan ISO 21001:2018 untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.
Tak berhenti di sana, UIN RIL kini juga tengah mempersiapkan ISO 17025:2017 yang menjadi standar kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Sertifikasi tersebut diproyeksikan mendukung pengembangan laboratorium pendidikan dan riset, penguatan Halal Center, serta menjadi salah satu fondasi penting dalam rencana pendirian Fakultas Kedokteran.
Raihan Diktis Award 2026 semakin mengukuhkan posisi UIN Raden Intan Lampung sebagai salah satu PTKIN yang terus berkembang, tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan di kancah internasional melalui komitmen terhadap mutu, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.



