REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menjadi momen berkesan bagi PPPK paruh waktu dan PJLOP yang untuk pertama kalinya menerima hak tersebut menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan itu disambut positif oleh para pegawai di lingkungan Pemkot Banjarbaru karena dinilai mampu meringankan beban kebutuhan Lebaran.
Stephana dan Aldieno Saputra, pegawai PPPK paruh waktu di Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru mengakui THR yang diterima sangat membantu.
“Alhamdulillah THR kami sudah cair, ini sangat membantu untuk kebutuhan menjelang lebaran. Kami benar-benar merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Selain membantu secara ekonomi, mereka juga menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada pegawai non penuh waktu.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan Ibu Wali Kota yang telah memperhatikan kami. Ini pertama kalinya kami bekerja dapat THR. Semoga kebijakan seperti ini terus berlanjut ke depannya,” ucapnya.
Di sisi lain, mereka berharap pemberian THR dapat terus berlanjut dan bahkan bisa ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapan kami semoga tahun depan kami masih bisa menerima THR seperti ini, bahkan kalau bisa nilainya dapat ditingkatkan. Ini tentu akan sangat membantu kami sebagai pegawai paruh waktu,” harapnya.
Hal serupa juga disampaikan PJLOP di Bagian Umum Setdako Banjarbaru, Noor Nazwa mengungkap rasa syukur dan merasa sangat merasakan manfaatnya.
“Alhamdulillah THR sudah saya terima. Selama bekerja dua tahun, ini sebagai tahun pertama saya dapat THR. THR nya ini mau saya tabung,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap tenaga PJLOP dan PPPK paruh waktu.
“Terima kasih Pemerintah Kota Banjarbaru dan Ibu Wali Kota atas perhatian ini. Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan,” katanya.
Ke depan, Nazwa berharap, kebijakan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan Pemerintah untuk meni gkatkan kesejahteraan pegawai, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga ke depan THR ini tetap ada untuk kami dan kalau memungkinkan bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh para pegawai,” tutupnya.



