REDAKSI8.COM, BANJAR – Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Banjar selama beberapa hari terakhir memaksa puluhan warga meninggalkan rumah mereka. Di tengah genangan air yang terus meninggi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bergerak cepat mengevakuasi warga rentan dari kepungan banjir.
Sebanyak 20 orang yang terdiri dari balita, lansia, serta ibu hamil dievakuasi dari Desa Dalam Pagar Ilir, Desa Sungai Batang, dan Desa Sungai Kitano, Selasa (30/12/2025).
Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan tandu, menyusuri genangan air yang telah mencapai satu lutut hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan evakuasi difokuskan pada kelompok paling rentan yang membutuhkan penanganan cepat dan aman.
“Prioritas kami adalah balita, lansia, dan ibu hamil. Mereka kami evakuasi ke lokasi yang lebih aman, baik ke posko pengungsian yang disiapkan pemerintah maupun ke rumah kerabat,” ujarnya.
Menurut Agus, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan air sungai meluap dan merendam permukiman warga di sejumlah kecamatan. Kondisi ini membuat sebagian warga tidak memiliki pilihan selain mengungsi demi keselamatan.
“Pada saat evakuasi, ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa. Tim harus menggunakan perahu karet untuk menjangkau rumah-rumah warga,” jelasnya.
Aksi cepat petugas Damkar dan Penyelamatan ini menjadi penentu keselamatan warga, terutama kelompok rentan yang tidak mampu menyelamatkan diri secara mandiri.
Hingga saat ini, DPKP Kabupaten Banjar bersama instansi terkait masih bersiaga dan terus memantau perkembangan banjir, sembari menyiapkan langkah evakuasi lanjutan jika debit air kembali meningkat.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



